Tiga Desa Dapat AMPL Award 2022

HADIAH -Bupati Mura, Hj Ratna Machmud (ketiga dari kanan) foto bersama pemenang Lomba AMPL Award pada Musrebang Tingkat Kabupaten Mura di Auditorium Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura di Kecamatan Muara Beliti, Jumat (1/4/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS -Tiga desa dapat Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Award tahun 2022 dari Badan Perencanan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Kepala Bappeda Kabupaten Mura, Kgs Effendi Fery melalui Sekretaris, Ichsannudin mengatakan Bappeda Kabupaten Mura mengadakan AMPL Award tahun 2022.

Pemenangnya Juara 1 Desa D Tegal Rejo, Juara II Desa Muara Beliti Baru Kecamatan Muara Beliti, dan Juara 3 Desa Tambangan Kecamatan BTS Ulu.

“Masing-masing mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan piagam dan tropy,” jelasnya, Jumat (1/4/2022).

Hadiah tersebut diserahkan Bupati Mura Hj Ratna Machmud di acara Musrebang Tingkat Kabupaten Mura di Auditorium Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura di Kecamatan Muara Beliti, Jumat (1/4/2022).

Dijelaskanya, lomba ini terbuka untuk seluruh desa yang ada di Kabupaten Mura. Diakuinya dari 186 desa yang ada di Kabupaten Mura tidak semuanya ikut. Ada beberapa desa yang tidak ikut lomba. Dari seluruh peserta diseleksi kemudian mengerucut 11 desa masuk kategori.

Kemudian mengerucut lagi menjadi tiga desa. Dari 3 desa yang masuk kategori ini dilakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kebenaran dokumen yang disampikan.

“Tiga besar kita verifikasi lapangan. Sampai 11 besar kita cek dokumen,” jelasnya.

Untuk menentukan pemenang juara satu, dua dan tiga dokumenya dinilai, paparan kepala desa (Kades) juga dinilai.

“Kualitas Kades diuji oleh tim. Kemudian verifikasi lapangan benar tidak dokumen yang disampikan. Kondisinya bagaimana. Hasilnya tiga pemenang tersebut,” ungkapnya.

Air minum yang dinilai tentang sistem pengelolaan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

“Bagaimana pengelolaan Pamsimas. Ada yang dikelola oleh masyakarat secara mandiri. Bagimana ide-ide pengelolaan Pamsimas air minum layak komsumsi,” jelasnya.

Lingkungan yang dinilai diantaranya sanitasi, kebersihan persampahan, dan air limbah rumah tangga. Penilaian tersebut sudah dilakukan sejak Januari 2022. (sin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *