Nakes di Muratara Minta Uang Transport Ditambah

Alfirmansyah Karim - Asisten I Setda Kabupaten Muratara

 

LIPOSSTREAMING, MURATARA – Pembenahan infrastruktur, menjadi prioritas Bupati Musi Rawas Utara (Muratara) H Devi Suhartoni saat ini. Ia ingin, pembangunan infrastruktur yang mendesak atau urgent yang butuh segera diperbaiki, segera ditindaklanjuti.

 

Guna memastikan hal ini, Asisten I Setda Muratara H Alfirmansyah Karim mengaku , ia mendampingi bupati meninjau beberapa infrastruktur yang ada di Kecamatan Ulu Rawas dan Kecamatan Rawas Ulu. Peninjauan ini sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat, Lanjut Usia (Lansia) dan panti jompo.

 

Saat d ilapangan ungkap Alfirmansyah Karim  Bupati kembali menginstruksikan mengenai infrastruktur yang dianggap perlu ditindaklanjuti, untuk segera dibangun. Bahkan ia langsung memanggil OPD terkait. Karena sejak awal bupati komitmen untuk membenahi infrastruktur, meskipun secara bertahap.

 

“Seperti Jembatan di Ulu Rawas banyak yang masih sempit dan butuh pelebaran demi kenyamanan pengendara. Bupati langsung merencanakan solusinya, apakah akan dibangun jembatan baru atau dilakukan pelebaran di jembatan yang sudah ada. Sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu,” jelasnya, Jumat 18 Februari 2022.

 

Jika sifatnya urgent tegas Apek, Bupati langsung meminta segera dianggarkan di Anggaran Belanja Tambahan (ABT).

 

“Seperti pembangunan jalan di Kelurahan Muara Kulam, yang kita ketahui jalan disana selalu rusak karena sering tergenang air dari pipa Ibukota Kecamatan Sistem Penyediaan Air Minum (IKK SPAM). Bupati langsung meminta dibuatkan drainase sisi kiri dan sisi kanan, supaya jalan kering dan tidak mudah rusak. Ada juga jalan di Pulau Kidak yang kondisinya sama, juga sudah diperintahkan Bupati untuk segera dibangunkan drainase,” tegasnya.

 

Tidak hanya menginstruksikan, Bupati juga langsung meminta DPUPR yang ikut mendampingi mengukur dan membuat perencanaan. Bupati tidak mau, nantinya di ABT tidak bisa dianggarkan. Kalau tidaksegera dianggarkan, maka harus menunggu di APBD 2023.

 

“Karena mekanisme penganggaran hanya ada dua kali kalau tidak di APBD induk ya di APBD perubahan,”ungkapnya.

 

Sementara untuk bantuan yang diberikan Bupati secara pribadi ada beras 10kg per orang kepada masyarakat, Lansia dan panti jompo di Kelurahan Muara Kulam. Selanjutnya bupati juga menyempatkan diri meninjau fasilitas Puskemas mulai dari air bersih, ruang rawat inap dan lainnya. Lalu dilanjutkan rapat terbuka dengan para tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas untuk menerima saran, usulan maupun protes. Sudah itu rapat terbuka dengan para Kepala Sekolah dan guru-guru yang ada di Kelurahan Muara Kulam.

 

“Dan para Nakes tadi banyak yang meminta penambahan uang transport, untuk Nakes yang turun ke desa-desa. Selama ini uang transport mereka sudah ada, namun hanya Rp 48 ribu. Tadi usulan ini langsung direspon oleh bupati, kedepan uang transport ditambah menjadi Rp 100 ribu. Dengan harapan, Nakes jadi lebih semangat dalam memberikan pelayanan ke desa-desa,” tegasnya. (cw02)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *