Identifikasi Anak Kecanduan Pornografi

Video porno
PEKA : Apabila seseorang telah teradiksi pornografi, maka akan selalu mencari kesempatan untuk memenuhi hasratnya. Biasanya orang yang kecanduan pornografi akan lebih suka menyendiri, terutama di kamar untuk melihat pornografi. Orang tua harus peka dengan situasi ini.

Ayah Bunda Segera Lakukan Langkah Pencegahan

LIPOSSTREAMING.NEWS – Cobalah mendekati putra-putrimu ketika menggunakan gawai. Jika mereka tiba-tiba gugup saat kita dekati. Bisa jadi mereka sedang mengakses konten pornografi atau sejenisnya. Untuk tahu lebih detail seperti apa ciri anak yang mengakses konten dewasa, dan bagaimana mencegahnya, simak laporan berikut.

DILANSIR dari laman Direktorat SMP Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) seseorang yang telah mengalami kecanduan pornografi akan sering terlihat gugup ketika diajak berkomunikasi dengan orang lain. Rasa gugup yang dialami, biasanya ditimbulkan karena merasa cemas dan takut rahasia pornografinya terbongkar. Karena menyimpan rahasia tersebut, dia akan kesulitan bersosialisasi, baik dengan keluarga maupun teman-temannya. Dia juga lebih mudah marah dan tersinggung.

Sesorang yang mengakses konten pornografis juga kerapkali senang menyendiri, terutama di kamar. Apabila seseorang telah teradiksi pornografi, maka akan selalu mencari kesempatan untuk memenuhi hasratnya. Biasanya orang yang kecanduan pornografi akan lebih suka menyendiri, terutama di kamar untuk melihat pornografi.

Ciri berikutnya, sangat terikat dengan gawai. Di era sekarang, pornografi umumnya bisa diakses secara digital melalui gadget atau gawai. Maka dari itu, seseorang yang kecanduan pornografi akan lebih terikat dengan gawainya. Dia juga akan merasa cemas apabila gawainya dipinjam oleh orang lain.

Untuk itu, orangtua harus selalu mengawasi anak-anaknya supaya mereka tidak mengakses pornografi melalui ponselnya. Sebab, pornografi merupakan salah satu masalah serius yang bisa membahayakan masa depan anak-anak.

Dampak yang ditimbulkan dari kecanduan pornografi, yakni bisa menyebabkan kerusakan otak hingga psikis dari pengidapnya.

Cara mencegah pornografi pada anak bisa dilakukan orangtu. Dengan cara mengenalkan identitas anak mulai dengan mengenalkan perbedaan ciri-ciri tubuh anak perempuan dan laki-laki. Selanjutnya mengenalkan anatomi tubuh, hal ini dapat dilakukan ketika orangtua membiasakan anak membersihkan alat kelaminnya sendiri setelah buang air kecil atau buang air besar agar anak dapat belajar mandiri sekaligus membiasakan untuk tidak sembarangan mengizinkan orang lain menyentuh alat kelaminnya.

Jelaskan bagaimana semua makhluk hidup berkembang. Secara bertahap orang tua dapat menyampaikan pendidikan seksual mengenai cara berkembang makhluk hidup dan memberikan penjelasan mengenai dampak-dampak yang akan diterima apabila anak melakukan hal yang menyimpang.

Dalam penyampaian pendidikan seksual tetap harus disesuaikan dengan usia anak, karena ketika anak mulai mengenal pendidikan seksual, anak akan kritis dan ingin tahu mengenai banyak hal. Oleh karena itu perlu diberikan informasi secara jujur, akurat, terbuka, dan tidak menjawab pertanyaan anak dengan asal-asalan atau memberikan informasi yang tidak jujur. Hal ini penting untuk membiasakan anak bersikap jujur dan terbuka kepada orang tua.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *