Beroperasi Puluhan Tahun di Musi Rawas, PT Bina Sains Cemerlang Belum Tunaikan Kewajiban

NILAI : Rapat penilaian dokumen Addendum Amdal terkait rencana kegiatan pengembangan kawasan perkebunan dan pabrik pengolahan kelapa sawit PT Bina Sains Cemerlang di Muara Lakitan di Ruang Rapat DLH Musi Rawas, Kamis 16 Februari 2022. Foto: Budi Santoso / Linggau Pos

LIPOSSTREAMING, MUSI RAWAS – Selasa 22 Februari 2022 Tim Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) akan meninjau lokasi lahan plasma yang akan dibangun PT Bina Sains Cemerlang (PT BSC).

Kabar ini disampaikan Plt Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Mura Adi Winata, Jumat (18/2).

Dalam rapat saat memfasilitasi permasalahan lahan plasma PT BSC disepakati tim dari Pemkab Mura akan meninjau lokasi kebun plasma.

“Tim akan turun melihat lahan yang akan dijadikan kebun plasma PT BSC,” tegas Adi Winata, kemarin.

Menurut Adi Winata rapat dipimpin Asisten Pemerintah dan Kesra, H Ali Sadikin. Pihak PT BSC menyatakan siap membangun kebun plasma untuk masyarakat yang berdekatan dengan lokasi kebun inti yakni Desa Muara Rengas, Desa Anyar dan Semangus Baru.

“Pihak perusahaan menyatakan siap namun sejauh ini belum ada realiasasinya maka akan kita tinjau lokasinya yang mana,” tegasnya.

Adi Winata menjelaskan perusahaan perekebunan wajib membangun kebun plasma seluas 20% dari total luas lahan kebun inti. PT BSC sejak tahun 1990 ada di Kabupaten Mura. Sayangnya, PT BSC belum menunaikan kewajiban membangun kebun plasma.

“Kewajiban perusahaan membuat plasma yakni 20 persen dari luas area perkebunan. Kewajiban ini belum ditunaikan. Inilah yang sedang dibantu penyelesaikannya oleh Pemkab Mura. Satu sisi kewajiban perusahaan memenuhi plasma, sisi lainnya masyarakat dapat terbantu dengan adanya kebun plasma. Intinya dengan keberadaan perusahaan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. (lipos/03)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *