Bantuan BPNT Berubah

ILUSTRASI BANTUAN
ILUSTRASI BANTUAN

LIPOSSTREAMING.NEWS- Program bantuan sembako atau selama ini dikenal dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), tahun ini tidak lagi disalurkan dalam bentuk bahan pangan. Melainkan disalurkan dalam bentuk uang tunai melalui PT Pos Indonesia. Hal ini dinilai lebih praktis dibanding menyalurkan sembako.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Agus Susanto melalui Kabid Pemberdaaan Fakir Miskin Lismifta Susilawati menjelaskan, perubahan penyaluran BPNT tersebut berdasarkan surat edaran dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI Nomor 592/6/BS.01/2/2022 perihal percepatan penyaluaran Bansos Sembako.

Berdasarkan surat tersebut perubahan bentuk bantuan dari sembako menjadi uang tunai berdasarkan arahan dari Presiden RI Joko Widodo saat rapat terbatas yang dilaksanakan Selasa, 15 Februari 2022. Gunanya, untuk mempercepat penyaluran bantuan sosial tahun 2022, dengan cara penyaluran BPNT dilaksanakan Februari melalui PT Pos Indonesia dalam bentuk tunai.

“Nilai bantuannya Rp 200 ribu per bulan, dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Sehingga uang yang diterima penerima manfaat Rp 600 ribu untuk periode Januari-Maret 2022,” jelasnya, Jumat (25/2/2022).

Berdasarkan surat dari PT Pos Indonesia, pembayaran mulai dilakukan 20 Februari mendatang secara nasional. Pembayaran dilakukan selama 14 hari.

“Uang BPNT harus dibelanjakan sesuai dengan ketentuan diantaranya bahan pangan mengandung karbohidrat seperti beras, kentang dan sebagainya. Protein hewani diantaranya telur, daging, ikan dan lain-lain. Protein nabati diantaranya tahu, tempe, kacang dan sebagainya. Vitamin dan Mineral seperti buah, sayur, bumbu dapur dan lain-lain. Tidak boleh untuk membeli makanan instan seperti minyak, susu, gula dan lain-lain seperti pulsa dan rokok,” tegasnya.

Untuk membuktikan bahwa bantuan tersebut dibelikan sesuai dengan kententuan harus ada bukti nota pembelian.

“Balanja bahan pangan lokal di warung mana saja boleh, namun wajib minta dan simpan nota belanja sebagai bukti,” paparnya.

Saat ini tambahnya, jumlah penerima BPNT di Kabupaten Mura sebanyak 33.485 KPM. Lis pannggilan akrabnya menegaskan, seluruh KPM harus pastikan uang yang diterima Rp 600 ribu. Jika ada oknum yang meminta imbalan laporkan ke PT Pos Indonesia di nomor 0812-2333-0332 dan Kementerian Sosial RI 0811-10-2222-10.

Plt kepala Dinsos Kota Lubuklinggau Kahlan Bahar, melalui Koordinator Daerah (Korda) Program bantuan sembako, Minarno membenarkan hal ini.

“Ya betul. Sekarang KPM program sembako akan menerima dalam bentuan uang tunai, yang penyalurannya melalui PT Pos Indonesia. Kontrak saya pun sudah habis per 1 Januari kemarin, karena seterusnya dilaksanakan pihak PT Pos Indonesia,” ungkapnya.

Sampai akhir 2021 lalu ungkapnya, KPM program sembako di Lubuklinggau ada sekitar 12 ribuan.

“Teknis penggunaan uangnya memang diatur. Harus dibelikan vitamin dan mineral sayuran dan buah-buahan,” tegasnya. (sin/rfm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *