Angka Stunting Bertambah Jadi 2.011 Orang

TIM – Suasana rapat pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Mura di Kantor DPPKB Kabupaten Mura, Selasa (15/3/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Salah satu dampak Pandemi Covid-19, Kasus Stunting Kabupaten Musi Rawas (Mura) meningkat. Akhir tahun 2021 angka stunting di Mura hanya 1.479 orang. Lalu kini naik 532 orang jadi 2.011 orang yang terindikasi stunting.

Kabar ini diungkapkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Mura, Supardiono melalui Sekretaris Muhammad Nizar, Selasa (15/3/2022).

“Lokus stunting Kabupaten Mura tahun 2022 di 132 desa,”ungkapnya setelah rapat pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Mura di Kantor DPPKB Kabupaten Mura, kemarin.

Menurut Nizar, dalam rapat tersebut selain membentuk tim percepatan penurunan stuting Kabupaten Mura, juga membahas pemahaman, persepsian dalam penentuan sasaran target kegiatan Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Mura Tahun 2022. Ini sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Dalam rapat disepakati, kita menetapkan target sasaran pernikahan dini remaja per kecamatan, per desa. Menetapkan target pesangan usia subur berapa rencana akan dijadikan akseptor peserta KB baru. Perkiraan ibu hamil yang terjadi selama tahun 2022 juga per kecamatan dan per desa. Dan perkiraan jumlah ibu pasca persalinan tiga bulan menjadi peserta KB,” tambahnya.

Kegiatan tersebut dilakukan secara kompetensi. Pertama melakukan tahapan penajaman sasaran target dan menyamakan persepsi antara kabupaten, kecamatan dan desa.

“Dalam waktu dekat tim kabupaten akan turun ke kecamatan melakukan lokakarya di kecamatan yang diketuai camat dihadiri Kades,” jelasnya.

Target dan sasaran tersebut nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Mura. Tim percepatan penurunan stunting juga ditetapkan melalui SK Bupati Mura.

“Setelah SK ditandatangani bupati, kami akan melakukan aksi pertama dan aksi kedua. Selain itu juga akan mengadakan bimtek untuk memahamkan penajaman target penurunan stunting,” paparnya.

Ada 21 OPD masuk dalam tim percepatan penurunan stunting. Yakni Inspektorat, Badan Perencaaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Sosial (Dinsos), Dians Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), PUCKTRP, Distannak, Dinas Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Dinas Komunikasi dan Informatika dan Statistik (Diskominfo), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) , Dinas Kesehatan (Dinkes), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Sat PolPP dan Damkar), Bagian Hukum Setda Kabupaten Mura, Bagian Hukum Setda Kabupaten Mura, Tim Penggerak PPK dan sebagainya. (sin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *