Pohon Tumbang Sebabkan Puluhan Rumah Rusak Berat

RUSAK BERAT : Atap rumah warga di Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas terlepas usai disapu angin kencang Kamis 28 April 2022 sekitar pukul 16.00 WIB.

LIPOSSTREAMING.NEWS – Idul Fitri 1443 H tinggal menghitung hari. Namun musibah menimpa pemukiman warga di Kabupaten Musi Rawas (Mura), khususnya Kecamatan Muara Beliti dan sekitarnya. Akibat hujan deras disertai angin kencang 28 April 2022 sekitar pukul 16.00 WIB banyak pohon tumbang dan puluhan rumah rusak berat.

Camat Muara Beliti Sarjani mengaku prihatin dengan kondisi ini. Ia berharap warga yang rumahnya terdampak bisa bersabar. Dari data yang direkapnya tadi malam, ada 17 rumah rusak berat dan 43 rumah rusak ringan di Kelurahan Pasar Muara Beliti. Lalu ada lima rumah rusak berat dan 10 rumah rusak ringan di Desa Muara Beliti Baru. Sementara di Desa Suro, ada satu rumah rusak berat dan lima rumah rusak ringan.

“Untuk rumah yang rusak berat ini mayoritas atapnya melayang. Ada juga yang tertimpa pohon. Sementara yang rusak ringan perlahan sudah diperbaiki. Untuk yang rusak berat, besok akan kami pastikan lagi ke lapangan,” tutur Sarjani.
Ia memastikan tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sarjani meminta warganya tetap waspada, dan selalu mengantisipasi.
Untuk fasilitas umum, kata Sarjani banyak pula yang terdampak. Seperti bangunan Polsek Muara Beliti, Kantor Camat Muara Beliti, Puskesmas Beliti, Kantor Pos Muara Beliti, Kantor PDAM , dan Rumah Dinas Pertanian

“Kalau Polsek Muara Beliti atap asrama dan terkena pohon tumbang. Untuk fasilitas umum lain, ada yang kacanya pecah dan lain-lain. Namun kondisinya masih bisa dipakai,” jelasnya.
Kepala Desa Beliti Baru, Zaipul Basri menjelaskan kejadian angin kencang benar-benar membuat warga kgawatir sekitar pukul 15.30 WIB.
“Saya dapat informasi daari perangkat desa kami. Mereka bilang ada sekitar lima belas rumah rusak ringan dan rusak berat sekitar lima rumah,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material saja.
Ia menambahkan, kejadian angin kencang ini bukan hanya di Desa Muara Beliti Baru saja.
“Tapi juga terjadi di Desa Petunang, dan Desa Remayu Kecamatan Tuah Negeri. Di sana rumah yang rusak lebih banyak lagi,” jelasnya.(lipos)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *