Oknum Security PT KIS Diduga Minta Uang ke Sopir Truk

Ilustrasi

LIPOSSTREAMING.NEWS- Antrean panjang truk bermuatan sawit yang akan dibawa ke pabrik PT KIS Kecamatan STL Ulu Terawas, sudah berlangsung seminggu terakhir ini. Ironisnya kondisi ini dimanfaatkan oknum Security di prusahaan tersebut. Sejumlah sopir truk mengeluhkan banyaknya pungutan liar (Pungli), diduga dilakukan oknum Security inisial Di disaat terhadap sopir truk yang akan masuk lokasi timbangan dan bongkar sebelum masuk lokasi.

Salah seorang sopir truk inisial N mengaku untuk harus antre 2 sampai 3 malam untuk masuk ke dalam pabrik. Saat akan bongkar/buka pintu bak truk mereka diminta uang Rp 150.00 setiap mobil. “Malam ini( Sabtu, 14/5/2022) sekitar pukul 20.00 Wib oknum Security minta tambahan Rp 50.000/truk kalau ingin bongkar malam ini, “Sebelumnya, untuk ongkos bongkar/buka pintu mobil Rp 150.000/ mobil,” keluh N.
Para sopir yakin, pungutan itu tanpa sepengetahuan manajemen perusahaan.
N mengaku para sopir truk dari Kecamatan Nibung, Rawas Ilir, Rupit dan Karang Dapo keberatan atas pungutan liar tersebut karena mereka sudah 2 sampai 3 hari antre. Bahkan ada di antara sopir yang rela belum makan untuk antre bongkar buah sawit.
Kapolres Musi Rawas AKBP Ahmad Gusti Hartono melalui Kapolsek STL Ulu Terawas AKP Nastain saat dikonfirmasi mengaku belum menerima adanya pungli terhadap para sopir diduga dilakukan oknum Security PT KIS.
Namun pihak Polsek STL Ulu Terawas siap menerima laporan kalau memang ada pengaduan pungli, apalagi tanpa sepengetahuan pihak PT KIS.
Kapolsek menyarankan para sopir berkoordinasi dengan manajemen PT KIS apalah uang yang diminta oknum Security tersebut benar-benar diluar kebijakan pihak perusahaan.
“Kalau memang itu pungli langsung laporkan ke Polsek STL Ulu Terawas, kami akan tindak tegas oknum security tersebut dan memanggil pihak perusahaan,” tegasnya. (Adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *