Tolong Pak Polisi, Tindak Pelaku Balap Liar di Watervang

LIPOSSTREAMING – Balapan liar kembali dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, suara motor mereka sangat mengganggu, dan mereka yang menggunakan motor dengan kecepatan tinggi membahayakan pengendara lainnya.

Yang seringkali dikeluhkan, balapan liar di Kelurahan Watervang Kecamatan Lubuklinggau Timur I. Mulai pukul 23.00 WIB, beberapa anak muda dengan motor yang sudah dimodifikasi sudah mulai berkumpul. Sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, barulah mereka balapan.

“Kebetulan saya kerja pulangnya malam, dan selalu lewat sana. Kalau lewat suka khawatir, mereka nyenggol motor saya, karena ngebut-ngebut. Mana suara motornya kencang. Ya otomatis sangat keganggu la, apalagi warga sekitar. Tolong Pak Polisi tindak pelaku balap liar di Watervang,” ungkap Adi, salah seorang warga yang mengeluhkan aksi balap liar tersebut, Jumat (25/3/2022).

Memang menurut Adi, sebelumnya memang pernaj beberapa kali di razia pihak kepolisian. Bahkan menurut warga sekitar, ada beberapa motor mereka yang diamankan.

“Tapi gak jadi efek jera kayaknya. Kami berharap, masalah ini dicarikan solusi terbaiknya, jangan sampai warga masih terganggu dengan aksi mereka. Harus jadi perhatian khusus oleh pemerintah dan aparat kepolisian,” harap Adi.

Kasat Lantas Polres Lubuklinggau Iptu Suwandi saat dikonfirmasi menegaskan, jika aksi balapan liar ini sudah menjadi perhatian mereka. Bahkan beberapa kali sudah mereka lakukan penertiban, dan mengamankan motor-motor mereka yang digunakan untuk balapan.

“Kita juga sudah memanggil orang tua mereka, memberikan edukasi sekaligus membuat surat pernyataan dari orang tua agar mereka bisa memastikan anaknya tidak lagi ikut balapan liar,” ungkap Suwandi, Jumat (25/3/2022).

Suwandi mengakui, aksi balapan liar ini memang harus ditindak tegas. Apalagi patroli yang mereka laksanakan sebelumnya, belum membuat efek jera mereka.

“Dan saat ini kami juga akan kembali melakukan patroli. Akan kami lakukan secara gabungan, karena tidak bisa sendiri-sendiri,” tegasnya.

Kedepan, ia juga akan memanggil lurah wilayah yang sering dijadikan lokasi balap liar.

“Supaya Lurahnya tahu, dan ikut mengedukasi mereka agar tdak lagi melakukan aksi balap liar,” ungkapnya. (lipos02)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *