Ratusan Pohon Sawit Pemerintah Dipanen Warga

PANEN - Pohon kelapa sawit yang tumbuh di lahan pemerintah, tepatnya di Jalan Gadjah Mada, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Foto diabadikan Rabu (11/5/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Lebih dari ratusan pohon sawit ditanam, tumbuh, dan siap panen di atas tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau. Baik di sepanjang Jalinsum Kelurahan Petanang, maupun sepanjang jalan di Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Pertanyaan masyarakat, buah-buah dari sawit ini siapakah yang memanen? Apakah uang hasil jual buah sawit masuk PAD Lubukliggau? Semua belum jelas.

Bahkan dari investigasdi tim Linggau Pos, buah sawit banyak dipanen oknum. Khusus di Kelurahan Siring Agung dananya mengalir ke organisasi kepemudaan dan untuk kegiatan sosial di kelurahan.

Informasi ini disampaikan Pinca, honorer di Kantor Lurah Siring Agung, yang juga merupakan warga setempat, saat dibincangi, Rabu (11/5/2022).

“Ya memang pohon sawit itu punya pemerintah, tapi sudah lama dikelola warga di sini. Tapi uangnya bukan untuk pribadi, uangnya digunakan untuk Kas Karang Taruna ataupun kegiatan sosial lainnya,” ungkap Pinca.

Rendi, warga Siring Agung lainnya juga membenarkan ikut mengelola swait milik pemerintah tersebut. Pasalnya, tumbuh tepat di depan rumahnya ada enam batang sawit. Sejak lama sawit itu ia urus. Karena ia yang mengurus sendiri sawit tersebut, Rendi memastikan hasil penjualan buah sawitnya untuk ia pribadi.

“Dan ini bukan di rumah saya saja. Banyak juga yang lain. Akhirnya sawit diurus masyarakat dan hasilnya pun untuk masyarakat,” ungkap Rendi.

Ia mengakui, jika sawit itu dulunya milik Pemerintah Kota Lubuklinggau.

“Tapi kan tumbuhnya sekarang di perkarangan kami dan kami yang urus. Ya kalau berbuah kami yang panen dan hasilnya untuk kami karena itu hak kami untuk menjualnya. Selama ini kami menjual buah sawit kepada pengepul yang memang sering beli sawit,” tegasnya.

Sementara berdasarkan keterangan dari pembeli sawit yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan, ia sering membeli buah sawit yang ditanam oleh pemerintah tersebut dari salah seorang warga di Kelurahan Siring Agung.

Sebulan ia bisa dua kali membeli sawit dengan rata-rata 1,2 ton atau 800 kg per bulan.(lipos)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *