Polisi Temukan Barang Ini Dalam Tas Kosim

SENPIRA: Tersangka Hazani Kosim dan barang bukti Senpira yang berhasil diamankan Anggota Satreskrim Polres Lubuklinggau, Rabu (23/2/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Hazani Kosim (39) warga Jalan Timor RT 15 Kelurahan Jawa Kanan SS Kecamatan Lubuklinggau Timur 2 Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Pegawai swasta itu tertangkap tangan Anggota Satuan Reskrim Polres Lubuklinggau Polda Sumatera Selatan membawa senjata api rakitan (Senpira) laras pendek. Tersangka ditangkap Rabu (23/2/2022) sekira pukul 16.00 WIB di Kelurahan Pasar Pemiri Kecamatan Lubuklinggau Barat ll Kota Lubuklinggau.
“Tersangka (Hazani Kosim) kita amankan dalam kasus kepemilikan Senjata Api Tanpa Ijin, sebagaimana di maksud dalam Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951,” ungkap Kapolres Lubuklinggau AKBP Harisandi melalui Kasat Reskrim AKP M Romi, Jumat (25/2/2022).
Tersangka diamankan berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/A–31/II/2022/SPK/Res. LLG/POLDA SUMSEL, tanggal 23 Februari 2022. Kronologis penangkapan Rabu (23/2/2022) sekira pukul 16.00 WIB Kanit Pidum Satuan Reskrim Polres Lubuklinggau Aiptu Suwarno mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka Hazani Kosim menyimpan senjata api rakitan laras pendek dalam tas sandang. Kemudian dilakukan penyelidikan dan diketahui keberadaan tersangka. Selanjutnya setelah mengamankan tersangka dilakukan penggeledahan. “Saat dilakukan penggeledahan ditemukan dalam tas sandang yang dipakai tersangka satu pucuk senjata api rakitan laras pendek dan tiga butir peluru kaliber 9 mm,” terang Romi.
Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Sat Reskrim Polres Lubuklinggau untuk dilakukan pemeriksaan. Tersangka akan dijerat Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No. 12 Tahun 1951, barangsiapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, amunisi atau sesuatu bahan peledak, dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun.(blc)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *