Pasangan Suami Istri Pilih Menunda Haji Tahun 2022

Jemaah Calon Haji
Ada lima Jemaah Calon Haji (CJH) dari Kabupaten Musi Rawas (Mura), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) meninggal dunia. Karena itulah, kelimanya digantikan oleh ahli warisnya, untuk berangkat ke Tanah Suci pada 2022 ini. Demikian dijelaskan Kepala Kantor Kemenag Mura, Hermadi melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Asror, Selasa (28/6/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Ada satu Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Musi Rawas (Mura) mengundurkan diri untuk diberangkatkan dimusim haji tahun ini. Alasannya, lantaran suaminya tidak masuk dalam list daftar jemaah haji yang berangkat tahun ini.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Hermadi melalui Kasi Urusan Haji, Asror saat dibincangi, Senin (23/5/2022). Ia mengatakan JCH tersebut atas nama Jumiyem.

“Karena suaminya tidak masuk kuota untuk berangkat haji tahun 2022 maka Bu Jumiyem memilih mengundurkan diri. Ia akan berangkat haji tahun depan bersama suami,” ungkap Asror.

Dengan mundurnya satu jemaah tersebut tidak ada penambahan kuota jemaah haji di Kabupaten Mura. Kuota jemaah Haji Kabupaten Mura, 60 orang, satu orang mundur maka yang berangkat tahun ini 59 orang.

“Tidak bisa diganti. Tapi kita tidak tahu nanti saat menjelang keberangkatan kalau kuota nasional masih kurang bisa jadi akan ditambahkan ke Kabupaten Mura,” jelasnya.

Kegiatan jemaah haji Kabupaten Mura saat ini sedang mengikuti manasik haji dari 23,24, 25 dan 27 Mei di tingkat kecamatan yang di pusatkan di Masjid Al Ikhlash.

“Minggu (29/5/2022) dilanjutkan manasik haji tingkat kabupaten untuk yang kedua kalinya,” ucapnya.

Asror mengingatkan jemaah haji yang belum melakukan medical cek up (MCU) agar segera ke Rumah Sakit Mura Beliti.

“Masih banyak jemaah yang belum melakukan medical cek up,” jelasnya.

Sementara untuk di Lubuklinggau, Kepala Kantor Kemenag Kota Lubuklinggau, H Abdul Haris Putra melalui Kasi Urusan Haji, Mahmudan menegaskan tidak ada JCH yang mengundurkan diri. Justru JCH mereka bertambah tiga orang dari daftar cadangan.

“Data awal kita 102 JCH, lalu bertambah tiga orang sehingga data finak kita yang akan diberangkatkan ada 105 JCH,” ungkapnya.

Dijadwalkan manasik haji dilaksanakan 6 kali, dua kali tingkat Kaota Lubuklingagu dan 4 kali tingkat kecamatan. Manasik Haji tingkat kota akan dilaksanakan Selasa (24/5) dan Minggu (29/5) di Masjid Baitul Kholid di depan MTs Negeri Lubuklinggau.

Sedangkan manasik tingkat kecamataan dilaksanakan tanggal 25-28 Mei. Manasik haji tingkat kecamatan dilaksanakan di dua lokasi yakni di Majid Al Ansor dekat MAN 2 Lubuklinggau dan Masjid Baitul Kholid. (Lipos)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *