Murah, Wisata Kasie jadi Pilihan Warga

MANDI - Masyarakat nampak antusias bersama keluarga berenang bersa adi Wisata Sungai Kasie di Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Minggu (15/5/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Murah, airnya jernih dan bisa beranyut di air sungai yang jernih, menjadi alasan masyarakat berwisata ke Wisata Sungai Kasie di Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Minggu (15/5/2022). Mereka memanfaatkan waktu libur kemarin, dengan berenang bersama keluarag disana.

Sejak pagi, kawasan wisata yang dikelola oleh Pengurus Karang Taruna setempat ini sudah ramai dikunjungi warga. Ada yang menggunakan mobil maupun sepeda motor.

“Lebaran kemarin ramai pengunjungnya. Kalau libur seperti ini juga ramai, tapi agak siangan jauh lebih ramai pengunjungnya,” ungkap salah seorang pengelola disana.

Netti, salah seorang pengunjung mengaku sudah sepekan ini merencanakan liburan ke Wisata Sungai Kasie bersama keluarganya, mengingat ada hari libur Waisak. Ia pun datang bersama suami dan kedua anaknya sejak pukul 09.00 WIB.

Ia mengaku, ini kunjungan kedua kalinya setelah sebelumnya kesana bersama keluarga saat wisata ini baru-baru buka dan viral.

“Bosan ya liburan lebaran kemarin banyak ke tempat keluarga dan ke mall ajak anak main di time zonenya. Pas kebetulan ada libur kita pilih kesini, supaya anak-anak bisa berenang. Enanknya disini airnya jernih, tempatnya masih alami dan murah. Cuma bayar parkir Rp 5.000 dan jajan, sudah buat anak-anak senang,” ungkap Netti.

Bahkan, dikunjungan keduanya kali ini ia ikut beranyut seperti pengunjung lainnya.

“Tadi coba beranyut dari ujung sana, airnya deras ternyata karena tadi sempat jatuh, tapi seru,” ungkapnya lagi.

Ia pun berharap, pengelola bis alebih mengembangkan objek wisata tersebut agar tetap menjadi tempat liburan yang alami, seru dan nyaman.

Senada diungkapkan Mar, pengunjung lainnya yang mengaku baru pertama kali berkunjung ke Wisata Sungai Kasie.

“Diperjalanan menuju kesini sempat pesimis lihat jalanya. Ada tanjakan dan turunan yang curam. Bahkan saya sempat turun dari motor tadi, takut motornya gak kuat bawa saya. Dan pulangnya naik ojek dengan biaya Rp 5.000. Untungnya banyak ojek yang disediakan disini. Tapi semua terbayar dengan jernihnya air sungai kasie. Saya bahkan gak mau berhenti tadi beranang disana,” ungkap Mar. (rfm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *