Kesal dengan Suami, IRT Terjun dari Jembatan Kelingi 3

Ilustrasi

LIPOSSTREAMING.NEWS – Aksi seorang ibu inisial AN (43) warga Gang Beringin, Jalan Rambutan, RT 05, Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II sempat viral. Pasalnya Kamis (10/3/2022)  sekitar pukul 14.10 WIB ia terjun ke Sungai Kelingi dari Jembatan Kelingi 3, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara 2.

Dari informasi yang dihimpun Linggau Pos, AN nekat ingin mengakhiri hidupnya karena sudah lama pisah ranjang dengan sang suami. Namun sang suami kembali lagi. AN selama ini menghidupi tiga anak sendiri. Kehadiran suami yang sudah lama pergi, diduga membuat AN tak nyaman. Diduga inilah penyebabnya.

Terpisah, Ketua RT 02 Kelurahan Batu Urip Zulhijah, SH yang ikut mengevakuasi korban dari Sungai Kelingi membenarkan adanya AN yang diduga hendak bunuh diri.

“Soal masalah yang memicu AN terjun ke sungai kami tidak tahu. Saya dan warga hanya mengevakuasi korban. Memang sebelum terjun itu, AN duduk di dekat jembatan. Lalu dia nitip kunci motor dengan pedagang buah di dekat Jembatan Kelingi 3. Pedagang buah yang saya tanya lihat korban sempat melepaskan perhiasan emasnya, lalu dimasukkan ke box Sepeda Motor Honda Beat. Setelah itu pedagang buah tanya pada AN, mau ke mana. Katanya mau mati bunuh diri. AN berlari nyeberang jembatan, sambil menelepon dan menangis, langsung terjun ke Sungai Kelingi. Pedagang buah yang lihat langsung teriak. Dan ada warga yang rumahnya dekat TKP, langsung mengevakuasi korban,” jelas Zulhijah.

Karena awalnya tak tahu identitas korban, Zulhijah dan warga membuka jok motor korban. Di sana ada KIA, Kartu BPJS, STNK, dan Kartu Vaksin. Berdasarkan kartu identitas itulah, Ketua RT 02 Batu Urip mengshare informasi tentang AN yang jatuh dari jembatan ke grup Whatapp Camat.

“Tidak sampai 3 menit, Ketua RT 05 Kelurahan Megang menghubungi saya. Lalu mereka bersama adik AN menjemput AN untuk dibawa ke RSUD Dr Sobirin,” ungkap Zulhijah .

Saat dievakuasi, kata Zulhijah, korban masih sadar. Namun diam saja. Korban sempat menyebut nama seseorang.

“Saat saya cek KIA di jok motor korban, ada nama itu. Ternyata nama anak ketiganya,” ungkap Zulhijah.

Ketua RT 05 Kelurahan Megang Alek membenarkan AN warganya. AN tinggalnya 100 meter dari kediaman Ketua RT. Maka ia cepat merespon kabar dari Ketua RT 02 Batu Urib.

“Tadi kami antar AN ke RSUD Dr Sobirin. Saat di perjalanan memang dia sempat bilang aduh-aduh. Dia sudah sadar, dan sehat. Karena pakai baju dan celana panjang saya tidak tahu dia sakitnya di mana setelah terjun dari jembatan. Saya juga kaget saat baca di beberapa pemberitaan mengatakan percobaan bunuh diri. Semoga ini tidak terjadi,” harapnya.(lipos/lik)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *