Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau Bimtek Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan

Kakan Kemenag Kota Lubuklinggau, H Abdul Harris Putra foto bersama Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau pada Bimtek PKB Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau Senin 5 Desember 2022.
Kakan Kemenag Kota Lubuklinggau, H Abdul Harris Putra foto bersama Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau pada Bimtek PKB Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau Senin 5 Desember 2022.

LIPOSSTREAMING.NEWS – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Lubuklinggau menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau, Senin 5 Desember 2022 di Ballroom Hotel Cozy Lubuklinggau.

Bimtek PKB Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau yang berlangsung mulai 5 Desember 2022 hingga 17 Desember 2022 ini dibuka langsung Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Lubuklinggau, H Abdul Harris Putra.

Bacaan Lainnya

Kakan Kemenag Kota Lubuklinggau, H Abdul Harris Putra mengatakan hari ini Kemenag Kota Lubuklinggau telah memberikan Bimbingan Teknis Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau.

BACA JUGA : Empat Madrasah Ikuti Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka dan Raport Digital Madrasah

“Ini terdiri Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM) jenjang MA, MTs,MI, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) khususnya mata pelajaran Ekonomi dan Kimia serta Musyawarah  Guru Bimbingan Konseling (MGBK),” ungkapnya.

Kakan Kemenag Kota Lubuklinggau, H Abdul Harris Putra foto bersama Kepala Madrasah MI pada Bimtek PKB Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau Senin 5 Desember 2022.
Kakan Kemenag Kota Lubuklinggau, H Abdul Harris Putra foto bersama Kepala Madrasah MI pada Bimtek PKB Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau Senin 5 Desember 2022.

H Abdul Harris Putra menjelaskan setelah Bimtek ini dilaksanakan maka selanjutnya akan dilaksanakan On the Job Learning (OJL) yang dilaksanakan di Madrasah masing-masing.

Adapun peserta KKM yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI) 10 orang, MTs 9 orang dan MAN 10 orang. Jumlah pesertanya pada kegiatan yang hadir pada hari ini berjumlah sekitar 74 orang.

“Pada waktu pembukaan Bimtek ini semuanya kita gabung dan setelah ini mereka belajar sesuai porsinya masing-masing dan ada narasumbernya masing-masing peserta,”Ia menambahkan.

Untuk dilanjutkannya, peserta yang hadir hari ini yakni guru mata pelajaran Ekonomi, guru Bimbingan Konseling, guru mata pelajaran Kimia yang keterbatasannya yakni dari Kimia 15 orang, Ekonomi 15 orang dan Bimbingan Konseling 15 orang.

Bimtek ini ditambahkannya, untuk memberikan edukasi baru karena perkembangan zaman, anak juga harus diberikan pendidikan terutama Kurikulum Merdeka dan semua guru-guru yang ikut Bimtek nanti akan mengedukasi kembali ke Madrasah masing-masing.

Kakan Kemenag Kota Lubuklinggau, H Abdul Harris Putra foto bersama Kepala Madrasah dan Guru MAN 1 Model Lubuklinggau pada Bimtek PKB Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau Senin 5 Desember 2022.
Kakan Kemenag Kota Lubuklinggau, H Abdul Harris Putra foto bersama Kepala Madrasah dan Guru MAN 1 Model Lubuklinggau pada Bimtek PKB Kepala Madrasah dan Guru Kota Lubuklinggau Senin 5 Desember 2022.

Tahun ini jelasnya, kita mendapatkan bantuan dari berbagai kelompok kerja yang ada di Madrasah, ada sembilan kelompok kerja yang mendapatkan bantuan langsung serta memberikan info-info terkait.

“Kami berharap guru-guru ini dilatih maka nantinya melatih kembali guru-guru di Madrasah masing-masing karena mereka juga diutus dai Madrasahnya sehingga nanti setelah mengikuti Bimtek ini mereka akan mereka akan terapkan di Madrasahnya,” harapnya.

Sementara itu, Kasi Penmad Kankemenag Kota Lubuklinggau, Habibullah Angkasa menjelaskan Kemenag ini ada program besar terkait bagaimana meningkatkan mutu madrasah dan ini merupakan komponen kedua yakni peningkatan PKB yang melibatkan Kepala Madrasah, guru dan pengawas melalui KKG, KKM dan Pokjawas.

“Jadi seluruhnya ditingkatkan kualitas mutunya melalui PKB, ini berlangsung di tahun 2022 dan melalui program ini dananya dibiayai oleh Bank Dunia sebanyak Rp3,7 triliun untuk waktu empat tahun sejak tahun 2020 hingga tahun 2024,” katanya. (*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *