Ikut OP Minyak Goreng, Warga Lubuklinggau Wajib Tunjukan KTP

ANTRI - MAsyarakat antri untuk membeli minyak saat OP ketiga di GOR Megang, Rabu (23/2/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Hari ini dan besok (10-11/3/2022), Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau kembali menggelar Operasi Pasar (OP) Minyak Goreng (Migor). Kali ini, OP dilaksanakan secara serentak di 8 Kecamatan.

Pukul 09.00 WIB dilaksanakan di Kecamatan Lubuklinggau Utara II di Kantor Camat Lubuklinggau Utara I, Kecamatan Lubuklinggau Utara II di GOR Megang, Kecamatan Lubuklinggau Barat I di Lapangan Perbakin dan Kecamatan Lubuklinggau Barat II di Taman Makam Pahlawan.

Sementara Pukul 14.00 WIB dihari yang sama untuk Kecamatan Lubuklinggau Timur I di Lapangan Kompi, Kecamatan Lubuklinggau Timur II di kantor Camat Lubuklinggau Timur II, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I di Lapangan ICM dan Kecamatan Lubuklinggau Selatan II di Terminal Simpang Periuk.

“Begitu juga dihari berikutnya. Wajib menunjukan KTP itu, untuk membuktikan dia memang berdomisili ditempatnya antri. Karena pengalaman OP sebelumnya, banyak warga yang antri berulang-ulang,” ungkap Kepala Disperindag Kota Lubuklinggau, Surya Darma, Rabu (9/3).

Ia kembali mengingatkan warga untuk setop menjadi pedagang ‘dadakan’. Jangan memanfaatkan kondisi ini hanya untuk keuntungan semata. Kasihan warga yang memang membutuhkan, ikut kena imbas.

“Beli lah sesuai kebutuhan, jangan panic buying. Meskipun OP terus menerus kita laksanakan, tidak akan cukup jika masyarakat kita masih panic buying dan menjadi pedagang ‘dadakan’,” tegasnya kembali.

Kebijakan ini dibenarkan oleh Camat Lubuklinggau Utara II, Kunti Maharani. Menunjukan KTP jelasnya, untuk menghindari warga yang berulang-ulang antri.

“Karena OP kali ini serentak di 8 kecamatan, harapannya tidak ada lagi warga yang dobel antrinya. OP sebelumnya banyak warga antri di Kecamatan A , lalu ikut lagi di kecamatan B. Ini juga membantu masyarakat agar lebih merata. KTP juga hanya untuk memastikan dia memang warga di kecamatan tempatnya antri. Intinya kita tidak mempersulit warga,” tegasnya.

Agar tertib dan kondusif serta tidak menimbulkan kerumunan, pihaknya mengajak seluruh Lurah dan Babinsa serta Bhabinkamibman ikut mendampingi kegiatan tersebut.

“Lurah nantinya yang menertibkan warganya masing-masing,” tambahnya. (rfm)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *