Hingga Akhir Tahun Tidak Ada Penerbangan

LIPOSSTREAMING.NEWS – Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe berencana menambah garbarata di Bandara Silampari Lubuklinggau.

“Kita ingin menambah Garbarata di sana, meskipun hingga saat ini belum ada lagi penerbangan,” tegas Nanan, sapaan akrabnya.

Kepala Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Silampari, Mega Hardiansyah melalui Plt Kepala Sub Seksi Teknik Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat (Kasubsi TOKPD), Mada saat dikonfirmasi mengenai rencana ini mengaku, belum ada agenda penambahan garbarata di Bandara Silampari Lubuklinggau dalam waktu dekat ini.

Garbarata yang juga disebut tangga belalai ini merupakan jembatan yang berdinding dan beratap, yang menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat terbang untuk memudahkan penumpang masuk ke dalam dan keluar dari pesawat.

“Rencana penambahan garbarata memang ada, tapi masih lama. Karena sebelum pembangunan garbarata, yang kita prioritaskan adalah pembangunan apron atau area yang digunakan pesawat untuk parkir, mengisi bahan bakar, kegiatan pemeliharaan pesawat, serta memuat dan menurunkan penumpang maupun barang. Area ini dibangun berdampingan dengan bangunan terminal untuk memudahkan kegiatan tersebut atau efisiensi. Apron dan terminal akan dilebarkan, setelah itu parkiran juga akan di perbaiki. Karena setelah insfrastukturnya ada semua, seperti apron, terminal, parkiran sudah di perbaiki baru kita bangun tambahan garbarata,” jelas Mada.

Saat ini tambah Mada, pihaknya juga masih terus berusaha agar maskapai penerbangan kembali beraktivitas di Bandara Silampari. Mereka bersedia lagi, membuka rute penerbangan seperti sebelumnya.

“Di Bandara Silampari Lubuklinggau hingga saat ini belum ada penerbangan, bahkan sampai akhir tahun 2022 nanti. Namun pihak bandara akan terus melakukan usaha agar pesawat bisa terbang kembali seperti biasanya, dengan rute Lubuklinggau-Jakarta begitu sebaliknya dan Lubuklinggau- Palembang. Kita masih koordinasikan ke kantor pusat, dan juga pihak maskapai,” ungkapnya.

Ia memastikan, pihak bandara maupun Pemerintah Kota Lubuklinggau tidak berdiam diri. Mereka masih berusaha agar maskapai bisa masuk untuk melayani jasa penerbangan di Kota Lubuklinggau. Baik itu Lion Air, NAM Air, Garuda bahkan maskapai lainnya yang ada di Indonesia.

Untuk sementara Bandara Silampari hanya menerima carteran pesawat bagi yang gawat darurat. Ia berharap pandemi Covid19 seger usai dan bandara akan kembali beraktivitas dan ekonomi khususnya di Kota Lubuklinggau akan kembali tumbuh. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *