Dua Program Belum Dilaksanakan

LIPOSSTREAMING.NEWS– Sudah satu tahun, Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas (Mura), Hj Ratna Machmud dan Hj Suwarti (Ramah Berarti) memimpin Kabupaten Mura. Lalu janji politik apa saja yang sudah mereka laksanakan saat ini ?

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (BAPPEDA) Kabupaten Mura, Kgs Effendi Ferry saat dibincangi Senin (28/2/2022) menjelaskan, sejak awal memimpin Kabupaten Mura hingga saat ini secara bertahap sembilan program unggulan Bupati Hj Ratna Machmud sudah dilaksanakan.

Dari sembilan program yang sudah dilaksanakan dari tahun anggaran 2021 diantaranya, membangun rumah tahfidz quran, membantu Pondok Pesantran (Ponpes), memberikan santuan kematian, sekolah gratis, bantuan perlengkapan sekolah gratis, berobat gratis dan membangun jalan. Sementara janji politik yang belum dilaksanakan, yakni memberikan bantuan mobil ambulance dan alat berat untuk membuka lahan.

“Namun tahun anggaran 2022, lebih kurang 35 unit mobil ambulancw akan dibagikan ke desa. Lalu menyiapkan bantuan dua unit excavator, untuk membuka lahan,” ungkap Ferry saat dibincangi, Senin (1/3/2022).

Di tahun 2021, jumlah rumah tahfidz yang sudah dibangun sebanyak 50 unit, yang tersebar di 199 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Mura.

“Membangun rumah tahfidz ini bukan membangun bangun fisik rumah saja, tapi membangun lembaga rumah tahfiz. Bahkan belum satu tahun, kita sudah mewisuda sebanyak 30 anak tahfidz Alquran jus 30,” jelasnya.

Program ungulan kedua membantu Ponpes. Total yang sudah dibantu pada tahun 2021 sebanyak Rp 350 juta. Tahun anggaran 2022 sebanyak 8 Ponpes yang akan dibantu. Dan akan membantu fasilitas badan hukum dan perizinan Ponpes. Ada 60 Ponpes yang dibantu.

“Karena hampir 50% Ponpes tidak ada izin, maka dibantu juga oleh bupati,” tegasnya.

Program yang ketiga santunan kematian, di tahun 2021 telah membantu sebanyak 1.987 orang meninggal dunia dengan dana yang disalurkan Rp 5.961.000.000. Pada tahun 2022 hingga Februari sudah mengerluarkan dana Rp 315 juta untuk 105 ahli waris.

Lalu, untuk bantuan perlengkapan sekolah gratis sebanyak 13.332 pakaian untuk murid SD, yang diutamakan bagi anak tidak mampu. Program ke enam berobat gratis telah dilaksanakankan melalui jaminan kesehatan baik mengunakan dana APBN dan APBD. Januari 2022 terdapat 301.018 jiwa yang telah tercover oleh Jaminan Kesehatan Nasional. Pada tahun 2021 peserta JKN KIS PBI APBD sebnyak 21.497 jiwa, sampai dengan Februari 2022 berjumlah 47.131 jiwa. Ada penambahan sebesar 2.679 jiwa.

“Yang belum tercover pada jaminan kesehatan pasien dari kelaurga tidak mampu ditanggung oleh Pemkab Mura melalui belanja jaminan sosial kesehatan. Pada tahun 2021 pasien dari keluarga tidak mampu sebanyak 261 orang yang dibiayai melalui jaminan sosial kesehatan,” ungkapnya.

Dibidang infrastruktur lanjutnya, tahun 2021 telah membangun jalan kondisi baik di empat kecamatan yakni Megang Sakti, Purwodadi, Sumber Harta dan Kecamatan Muara Kelingi.

“Janji politik yang kedelapan dan sembilan mobil ambulance dan excavator akan direalisasikan tahun ini,” paparnya.

Sembilan program unggulan tersebut merupakan penjabaran dari visi Kabupaten Mura mewujudkan Musi Rawas Maju, Mandiri Bermartabat (MANTAB). Dari visi dijabarkan ke empat misi yakni misi pertama birokrasi yang profesional melihatnya indikatornya nilai SAKIP. Mudah-mudahan nilai SAKIP sangat baik dengan nilai BB.

Indeks kepuasan masyarakat pada tahun 2021 mencapai 89,91%, indeks profesionalitas ASN 61,68%, kemudian dilanjutkan IP ASN tertinggi di wilayah BKN Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jambi dan Bengkulu.

Mura juga peringkat satu tingkat Provinsi Sumsel dari 13 tingkat kepatuhan. Prodikat sangat inovatif pada IGA. Capaian misi kedua membangun sumber daya manusia yang berkualitas, indikatornya indeks pendidikan tahun 2021 mencapai 69,17% dan indek kesehatan 73,10%.

Visi ketiga pemerataan infrastuktur berwawasan likungan indikator persentase konektifikas antar wilayah terget 2021 sudah 91,26%. Jalan dalam kondisi yang baik tahun 2021 mencapai 61,73%. Jembatan dalam kondisi baik 4.310,65 meter. Indeks infrastruktur dasar 2021 sudah terealisasi 79,86%. Indeks lingkungan hidup 69,61%. Pada tahun 2021 terjadi peningkatan kondisi jembatan berstatus baik. Peningkatan kondisi jembatan 966,65 meter. Sudah dibangun jalan dalam kondisi baik di empat kecamatan.

Capaian visi yang ke empat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Angka kemiskinan karena Covid-19 meningkat dari 13,50% menjadi 13,89%. Angka pengangguran Kabupaten Mura 2,8%, dibandingkan dengan Provinsi Sumsel 4,98%, dan Nasional 6,86%,

“Jadi Kabupaten Mura dibandingkan Provinsi Sumsel dan Nasional tingkat angka pengangguran paling rendah. Artinya kinerjanya bagus,” tegasnya. (sin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *