Dipaksa Ngemis, Halimah Ngadu ke PolPP

TANDA TANGAN - Dedi, pengemis manusia silver menandatangani surat perjanjian tidak akan memaksa isterinya untuk mengemis, dan tidak akan memukulinya dan anaknya di Kantor Sat PolPP Kota Lubuklinggau, Rabu (9/11/2022).
TANDA TANGAN - Dedi, pengemis manusia silver menandatangani surat perjanjian tidak akan memaksa isterinya untuk mengemis, dan tidak akan memukulinya dan anaknya di Kantor Sat PolPP Kota Lubuklinggau, Rabu (9/11/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Halimah, warga RT7 Kelurahan Muara Enim Kecamatan Lubuklinggau Barat I bersama anak Balitanya datangi Kantor Sat PolPP Kota Lubuklinggau, Rabu (9/11/2022) sekitar pukul 14.30 WIB. Kedatangannya untuk mengadukan suaminya, yang memaksanya untuk ngemis dijalan bersama anaknya.

Jika perintah tersebut tidak diikuti Halimah, maka ia dan anaknya akan mendapat perlakuan yang tidak baik dari suaminya, Dedi yang juga berprofesi sebagai pengemis manusia silver.

BACA JUGA : 4 Penambang Emas Tewas di Kedalaman 40 Meter

Kasat PolPP Walyusman melalui Kasi Ops, Ta’at mengaku, setelah mendapat laporan tersebut ia dan tim langsung turun mengamankan Dedi, lalu dibawa ke kantor.

“Kita juga panggil Ketua RT7 Kelurahan Muara Enim dan Ketua Pemangku Adat disana, untuk turut serta dalam penyelesaian masalah ini. Setelah kita amankan, Dedi mengakui perbuatannya dan berjanji tidak akan lagi mengulanginya. Lalu kita buatkan surat perjanjian yang ditandatangani oleh dedi, disaksikan oleh isterinya, Ketua RT dan Ketua Pemangku Adat. Isinya, ketika Dedi mengulangi perbuatannya, maka ia akan diproses secara hukum,” ungkapnya.

Dedi lanjutnya, sering mangkal di Simpang RCA dan Simpang Kenanga. Sebelumnya, Dedi pernah diamankan dan kena Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dengan sanksi Denda dengan perjanjian.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *