35 Murid SD di Lubuklinggau Jadi Polisi Cilik

35 Murid SD/MI yang ditetapkan sebagai Polisi Cilik dalam seleksi yang dilakukan Polres Lubuklinggau di Atrium Lippo Plaza Lubuklinggau foto bersama Minggu (20/3/2022).

LIPOSSTREAMING – Dari 180 peserta seleksi Polisi Cilik (Pocil), akhirnya terpilih 35 Pocil Lubuklinggau Tahun 2022. Mereka ditetapkan sebagai Icon Pocil Polres Kota Lubuklinggau, Minggu (20/3/2022).

Perwakilan orang tua Pocil, Bunda Ghazi menjelaskan dengan terpilihnya 35 Pocil Lubuklinggau ini diharapkan bisa menumbuhkan sikap disiplin dan rasa tanggung jawa sejak dini. Minimal anak-anak bisa menjadi Polisi bagi dirinya sendiri,” harapnya.

“Kami sebagai berharap dengan adanya program Seleksi Polisi Cilik ini bisa menjadikan anak-anak kami memiliki pribadi yang kuat, disiplin, mandiri dan baik. Karakter disiplin ini sangat penting agar mereka bisa jadi penerus bangsa yang berkualitas nantinya,” harapnya.

“Ia juga berharap kedepannya 35 Pocil terpilih dari Polres Lubuklinggau bisa bersaing dengan Pocil dari Polres yang lain di Tingkat Provinsi Sumsel,” harapnya.

Sebagai orang tua murid, ia ingin anak-anak makin semangat latihan sehingga bisa mencapai prestasi yang lebih banyak lagi.

Ia menambahkan Icon Pocil Putra diraih Fathan Alfianda Ali, Wakil 1 Farrel Gezha Rikhardy, Wakil 2 Endric sedangkan Icon Pocil Putri diraih Thalitha Zarira Afasyah, Wakil 1 Dwiafiqa Mirza Kamila, Wakil 2 Ade Kirana dan Juara Favorit diraih Demas Rayyan Khairy Nasywan.

Untuk lebih jelasnya, berikut 35 Pocil Lubuklinggau Tahun 2022 yang terpilih.

Pertama, Muhammad Aufar Marcheloviandra Dalimunthe ( MI Darussalam), Tiara Sandra (Kelas 4 SDIQ Arrisalah), Ghazy Azzam Fadillah (SDIQ Ar-Risalah), Farrel Gezha (SDIT Mutiara Cendekia), Muhammad Rian Alparezi (SD IQ Ar-Risalah), lalu Derry Satria (SD Negeri 28 Lubuklinggau), Digta Shakeela Zahra (SDIQ Ar-Risalah), Vivian Violita (SD Negeri 21 Lubuklinggau), Nyimas Zhafira Sapeni (SD Negeri 21 Lubuklinggau), Bilqis Aqila Tsabitah (SDIT Mutiara Cendikia), Hafiizh Ar Rahman (SD Negeri 18 Lubuklinggau), Ivander Edric (SD Negeri 36 Lubuklinggau), Thifany Aline Shakira (SD Negeri 26 Lubuklinggau), Safa Akila (SDN 18 Lubuklinggau), Viola Meisyah Salsabila (SD Negeri 18 Lubuklinggau), Demas Rayyan Khairy Nasywan (SDN 58 Lubuklinggau), Diadra Erlianta (SD Negeri 28 Lubuklinggau), M Zulfan Arifalghifari (SD Negeri 46 Lubuklinggau), Fathan Alfianda Ali (SD Negeri 18 Lubuklinggau), Dwiafiqa Mirza Kamila (SD Negeri 49 Lubuklinggau), Devand Ibrahim Putra Z (SD Negeri 53 Lubuklinggau), Alkhalifi Zikri Sumarbi (SD Negeri 58 Lubuklinggau), Zalfa Rafifa Asyla Linggau, Afiqah Messi (SD Negeri 16 Lubuklinggau), Talitha Zarira Affasyah (SD Negeri 16 Lubuklinggau), Ade Kirana (SD Negeri 18 Lubuklinggau), Aurel Fercha Amanda (SD Negeri 21 Lubuklinggau), Netiara Agustina Putri (SD Negeri 28 Lubuklinggau), Ratu Ayu Tirta Kencana (Kelas 3 SD Negeri 18 Lubuklinggau), Amirah Raihanah Havizar (Kelas 3 SDIQ AR Risalah Lubuklinggau), M. Aidil Tubagus Nugraha (Kelas Iva MIN 1 Lubuklinggau), Faiz Rayhan (SD Negeri 18 Lubuklinggau), Adila Syafanara Putri (SDIQ Ar Risallah), Meidina Anggraen (SD Negeri 18 Lubuklinggau), dan Dhika Rizky Liansyah (SD Negeri 18 Lubuklinggau).(rls)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *