Waspada Saat Anda Aktivitas di Perbakin

FOTO : DOKUMEN POLSEK LUBUKLINGGAU BARAT JAMBRET : (Dari kiri) Tersangka inisial FI (16), RA ( 15), dan Zain (22) yang diduga terlibat penjambretan di Lapangan Perbakin, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I dibekuk Anggota Polsek Lubuklinggau Barat, Kamis (19/5/2022).

#Lapangan Perbakin Makin Tak Aman

LIPOSSTREAMING.NEWS- Tim Gaspol Polsek Lubuklinggau Barat meringkus tiga tersangka jambret Kamis (19/5) sekira pukul 10.00 WIB. Mirisnya, dua diantaranya oknum pelajar di Kota Lubuklinggau.

Ketiga tersangka yakni inisial, FI (16) , RA ( 15), dan Zain (22). Mereka sama-sama warga Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Ketiganya diamankan karena diduga menjambret sepeda motor dan ponsel HP Oppo A12 milik pelajar yakni Nada Oktari (17) warga Kecamatan Lubuklinggau Selatan I.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harrisandi melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat Fahrizal Alamsyah mengatakan penjambretan dilakukan ketiga tersangka Minggu (15/5/2022) sekira pukul 16.30 WIB di Lapangan Perbakin, Keluarahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Mulanya, ketiga tersangka melihat korban berteduh di tribun Lapangan Perbakin.

Lalu pria inisial RA pura-pura mengajak korban kenalan. Lalu tanpa ba bi bu melihat ada kesempatan, dan langsung membawa lari sepeda motor milik korban. Lalu tersangka RA disusul Zain, FI, Aseng (DPO), dan Botak (DPO).

Dalam box sepeda motor tersebut ada satu unit Ponsel Oppo A12 dan STNK Sepeda Motor Honda Beat milik korban.

Diduga mereka langsung menjual sepeda motor dan ponsel milik korban ke Kepala Curup. Akibatnya korban mengalami kerugian lebih kurang Rp 10 juta dan langsung melaporkannya ke Polsek Lubuklinggau Barat dengan Laporan Polisi LP / B / 61 / V/ 2022 / LLG / Sek Barat, tanggal 17 Mei 2022.

Setelah menerima laporan, Polisi langsung melakukan penyelidikan dengan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi di Lapangan Perbakin. Didapatlah informasi bahwa diduga tersangka RA, saat diperlihatkan kepada korban foto RA dibenarkan korban.

Kemudian Kanit Reskrim Ipda Halendri mendapat informasi tentang keberadaan tersangka RA dan langsung ditangkap. Saat itu, RA mengaku ia melakukan aksinya bersama Zain, FI, Aseng, dan Botak. Lalu diamankanlah FI dan Zain (DPO kasus jambret).

Mereka bersama sebuah kotak ponsel Oppo A12 milik korban dibawa ke Polsek Lubuklinggau Barat.

Dari hasil interogasi tersangka mengakui perbuatannya. Sepeda motor korban sudah dijual ke Desa Kepala Curup seharga Rp 2 juta dan ponsel korban dijual seharga Rp 500 ribu, dan masing-masing tersangka mendapat bagian Rp 500 ribu. Kini Polisi masih melakukan pengejaran terhadap Aseng dan Botak.

Atas perbuatannya, RA, FI, dan Zain dikenakan Pasal 365 KUHPIdana dan peradilan tentang anak. (lipos)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *