Takut Ditembak Gara-gara Mencuri Dompet Polisi

MALING : Tersangka Alam Bara (tengah) usai menyerahkan diri ke Mapolsek Lubuklinggau Barat karena diduga maling dompet Anggota Polres Lubuklinggau bernama Ardiansyah, Jumat (8/4/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Takut ditembak, Alam Bara (23) diantar orang tuanya menyerahkan diri ke Mapolsek Lubuklinggau Barat, Jumat (8/4/2022) sekira pukul 16.30 WIB. Warga Jalan Kesehatan RT 05, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat 1 ini diduga mencuri dompet milik Ardiansyah (24) Anggota Polres Lubuklinggau yang berisi uang Rp 1 juta, Smartphone Samsung A50s, Smartphone Realme 5, STNK, SIM A, dan SIM C.

Pencurian diduga dilakukan Sabtu, 27 Maret 2021 sekitar pukul 05.30 Wib di Ruang VIP RSUD Dr Sobirin, Kelurahan Pasar Permiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Farizal Alamsyah menjelaskan saat kejadian korban sedang menunggu kakak perempuannya yang sedang sakit di RSUD Dr Sobirin.

Sementara Tersangka Alam Bara masuk ke rumah sakit lewat pintu pagar samping. Sampai di depan ruang VIP 5 Alam melihat pintu ruang rawat inap pasien yang sedikit terbuka .

Tersangka lalu mengambil dompet milik korban. Atas kerugian tersebut, Ardiansyah melaporkan kejadian ini ke Polsek Lubuklinggau Barat. Anggota Polsek Lubuklinggau Barat lalu melakukan penyelidikan dan cek TKP.

Berdasarkan informasi dari masyarakat, tersangkanya Alam Bara. Polisi lalu koordinasi dengan orang tua tersangka. Lalu orang tua tersangka mengantarkan Alam Bara ke Mapolsek Lubuklinggau Barat untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Tersangka mengakui telah mencuri di RSUD Dr Sobirin. Ponsel Realmi milik Ardiansyah telah dijual dengan orang tidak dikenal seharga Rp 900 ribu. Sedangkan ponsel Samsung dan dompet berisi surat-surat terjatuh di jalanan.

Uang hasil jual Realmi milik korban sudah digunakan tersangka untuk foya- foya. Tersangka juga mengaku menyerahkan diri karena takut ditembak polisi apabila ditangkap.

Atas perbuatannya Tersangka Alam Bara dikenakan dalam kasus pidana pencurian dengan pemberatan (curat) sesuai dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *