Sabu Ratusan Juta akan Diedarkan ke Beliti

BORGOL: Dihadirkan dalam press release pemusnahan sabu 103,77 gram milik Tersangka Tamrin (43) di Mapolres Musi Rawas, Senin (18/4/2022). Dalam press release itu, tampak Tersangka Tamrin duduk bersila dengan tangan diborgol.

LIPOSSTREAMING.NEWS- Sat Narkoba Polres Musi Rawas (Mura) memblender Barang Bukti (BB) narkotika jenis sabu seberat 95 gram lalu dibuang di septic tank, Senin (18/4/2022).

Hadir juga dalam pemusnahan BB diantaranya Kalapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti Rudik Erminanto, perwakilan Kejaksanaan Negeri Lubuklinggau Zubaidi, dan Perwakilan BNN Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Kapolres Mura AKBP Achmad Gusti Hartono didampingi Kasat Narkoba AKP Herman Junaidi dalam Press Rilies Senin (18/4/2022) mengungkapkan bahwa barang bukti sabu yang akan mereka musnahkan itu disita dari Tersangka Tamrin (43), warga Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Tamrin ditangkap Anggota Satnarkoba Polres Mura Jumat (18/3/2022) sekira pukul 17.30 WIB di Jalan Lintas Sumatera, Desa Pedang, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura. Dari Tamrin, didapat sabu seberat 103,77 gram.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan terbukti bahwa benar sabu itu positif metamfetamine dan BB tersisa 100 gram, lalu 95 gram dimusnahkan dan 5 gram untuk pembuktian persidangan.

Kapolres menjelaskan, pemusnahan BB ini sebagai salah satu bentuk komitmen bersama antara Polres Mura, Lapas Narkotika Kelas II Muara Beliti, BNN Kabupaten Mura, dan Kejaksaan Negeri Lubuklinggau dalam memberantas narkoba.

Suami Ny Irene Gusti Hartono itu menhelaskan, sabu 95 gram dimusnahkan dengan cara diblender dicampur dengan detergen dan air, larutannya dibuang di septic tank.

Sementara Kasat Narkoba AKP Herman Junaidi mengatakan, Tersangka Tamrin dibekuk bermula saat anggota mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka bersama M (DPO) bonceng tiga dengan tukang ojek akan mengambil BB narkoba jenis sabu dalam jumlah besar di Padang Ulak Tanding (PUT).

Setelah mengambil barang haram itu, Polisi menghadang tersangka di Jalinsum Desa Pedang, Kecamatan Muara Beliti tepatnya di depan PT Lubuklinggau Lestari (Olimpic Grup).

Saat penangkapan seorang pelaku lainnya inisial M (DPO) melarikan diri dan tersangka berhasil diamankan berikut tukang ojek yang mengantarnya. Saat digeledah ditemukan barang bukti sebungkus plastik permen warna ungu di dalamnya berisi sabu 106,52 gram.

“Bungkusan plastik berisi sabu itu sempat dibuang tersangka di pinggir jalan, namun ditemukan Polisi,” jelasnya.
Tersangka pun mengakui sabu itu miliknya, ia beli dari PUT seharga Rp 100 juta, yang rencananya akan diedarkan Kecamatan Muara Beliti, dan kecamatan lain di Mura.

“Untuk tukang ojek kita jadikan saksi, karena sebelumnya ia tidak diberitahu tersangka akan mengambil sabu di PUT,” jelasnya.

“Saat ini kami masih dilakukan pendalaman, sejauh mana yang Tamrin terlibat dengan barang haram tersebut,” jelasnya

Atas perbuatannya Tamrin dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara. Atau denda paling sedikit Rp 800 juta.(adi)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *