Residivis Maling Motor di Warnet

Tersangka Muhammad Ilham (20) dan Tersangka Ezi Pranata (20)

LIPOSSTREAMING.NEWS – Hati-hati saat meletakkan kunci motor. Pastikan tak sembarangan. Agar tak merasakan nasib naas seperti yang dialami Junaidi. Sepeda motor warga Jl Kenanga I RT 01, Kelurahan Pasar Satelit, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau ini hilang, saat pelaku menguasai kunci motor korban.

Beruntung, Tim Macan Satreskrim Polres Lubuklinggau berhasil meringkus dua tersangka pencurian sepeda motor milik Junaidi, Rabu (23/3/2022) sekira pukul 15.30 WIB. Mereka yakni Ezi Pranata (20) warga Jalan Mangga Besar, Kelurahan Kenanga, dan Muhammad Ilham (20), warga Kelurahan Senalang.

Kedua warga Kecamatan Lubuklinggau Utara II itu diringkus saat berada di kompleks perkantoran Talang Rimbo Jambi, Provinsi Jambi.

Kedua pengangguran ini sengaja melarikan diri ke Kota Jambi usai beraksi.

Pencurian sepeda motor dilakukan kedua tersangka di sebuah warnet di Jl Kenanga II, Kelurahan Kenanga, Kamis (3/2/2022) lalu, sekitar pukul 20.27 WIB.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi SIK MH, melalui Kasat Reskrim AKP M Romi menjelaskan, korban mengetahui motornya hilang, saat korban akan pulang dari warnet.

Mulanya korban mencari kunci motor yang tadinya diletakkan di atas meja warnet. Karena tak ada, korban mengecek kunci di motor. Disangkanya kunci masih tersangkut di stop kontak motor. Saat keluar warnet, ternyata motornya yang terparkir di depan warnet sudah hilang.

Lalu korban mengecek CCTV yang ada di warnet, ternyata benar dalam rekaman CCTV dua tersangka mengambil kunci motor yang terletak di atas meja warnet, lalu membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik korban.

Karena korban menanggung rugi Rp 13 juta, maka ia melapor ke Polres Lubuklinggau dengan LP / B / 19 / II / 2022 / SUMSEL / Res Llg / Sek Llg Utara 4 Februari 2022.

Berdasar penyelidikan, Polisi berhasil meringkus kedua tersangka yang sempat kabur di Kota Jambi. Kedua tersangka mengakui perbuatannya, dan baru kali ini mencuri.

Hanya saja, Honda Beat milik korban sudah dijual seharga Rp 3,8 juta di Kabupaten Muratara. Uang hasil jual motor digunakan kedua tersangka untuk foya-foya. Selain itu kedua tersangka juga pernah ditangkap kasus narkoba.

Atas perbuatannya kedua tersangka diancam dengan pidana pencurian dengan pemberatan (curat) sesuai Pasal 363 KUHpidana dengan ancaman 5 tahun penjara.(adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *