Pria ini Terlalu Sering Aniaya Istri

LIPOSSTREAMING.NEWS- Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satuan Reskrim Polres Lubuklinggau mengamankan Mengky (23) di rumahnya Kamis (24/2/2022) sekira pukul 10.00 WIB tanpa perlawanan.

Wiraswasta yang tinggal di Jalan Hayam Wuruk, RT 01, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I diborgol karena diduga melakukan Kekerasan Dalam Rumah Rangga (KDRT) terhadap sang istri Kristina Apriyanti (24).

Akibat kejadian tersebut Kristina mengalami luka gores di pipi dan bengkak pada wajah.

Kapolres Lubuklinggau AKBP AKBP Harrisandi melalui Kasat Reskrim AKP M Romi mengatakan peristiwa penganiayaan diduga terjadi Selasa (15/2) sekira pukul 23.55 WIB di loket Tarabina Jalan Yos Sudarso Kelurahan Taba Pingin, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II.

Mulanya, Mengky meminta uang kepada korban (Kristina). Karena tak punya uang, Kristina tak bisa memberi suaminya. Hal itu memicu cekcok mulut antara tersangka dengan korban.
Tersangka lalu dengan tangan kiri enam kali memukul wajah korban dan mencakarnya.

Atas kejadian itu, korban melaporkan kejadian ke UPPA dengan LP / B- 33/ II/ 2022/Spkt/ Res LLG/ Polda Sumsel 16 Februari 2022.
Setelah menerima laporan, selanjutnya memeriksa korban dan mengumpulkan barang bukti, Kamis (24/2) petugas mendapat informasi keberadaan tersangka.
Kemudian tim dipimpin Kanit PPA Satreskrim Polres Lubuklinggau Aipda Christina langsung mendatangi Loket Tarabina di berhasil mengamankan tersangka.
Guna kepentingan penyidikan tersangka dibawa ke Polres Lubuklinggau. Akibat perbuatan tersangka, korban mengalami luka gores di pipi dan bengkak di wajah.

Dari introgasi tersangka menikah dengan korban sejak tahun 2017 dan sudah memiliki dua anak. Sebelumnya korban dan tersangka memang sering bertengkar dan korban sering dipukuli tersangka.

Karena sudah kapok dipukuli tersangka, korban melaporkan suaminya ke pihak berwajib. Sang istri berharap suaminya insyaf.
Tersangka akan dijerat Pasal 44 Ayat (1) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Fisik Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *