Penjarakan Anak Kandungnya Sendiri, Gara-gara Minta Uang

DIAMANKAN : Tersangka Hawar Rizmi (22) berikut barang bukti yang diamankan Satreskrim Polres Muratara karena diduga menganiaya ayah kandungnya sendiri, Kamis (12/5/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Diduga lama jadi pencandu narkoba, Tersangka Hawar Rizmi tega aniaya Yanto (44) ayah kandung sendiri. Bahkan sampai melakukan pengancaman dengan pisau, dan hendak merusak rumah.

Akibatnya pria usia 22 tahun yang tinggal di Desa Pantai, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) ini dilaporkan Yanto ke Polres Muratara.

Maka Kamis (12/5/2022) sekitar pukul 09.00 WIB, saat sedang tidur di rumahnya, tersangka diringkus Anggota Sat Reskrim Polres Muratara.

Kapolres Muratara AKBP Ferly Rosa Putra melalui Kasat Reskrim AKP Tony Saputra menjelaskan, kejadian terakhir yang dilakukan tersangka pada Senin (9/5/2022) sekira pukul 20.00 WIB.

Mulanya, tersangka datang ke kediaman orang tuanya di Dusun III, Desa Kertasari, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.

Sampai di rumah, tersangka meminta uang untuk beli rokok kepada korban dan mengambil ponsel secara paksa.

Karena tidak dikasih, tersangka meninju wajah ayahnya, mengenai hidung dan bibir.

Belum puas, ia pergi dari rumah sambil mengancam akan merusak rumah. Sambil pergi tersangka mengaku akan mengambil pisau di rumah temannya.

Tersangka lalu kembali datang, kali ini mengancam menggunakan kayu. Hanya saja ia tetap saja tidak diberikan uang oleh orang tuanya.

“Keributan ini, memancing warga dan tetangga berdatangan. Sehingga dikatakan warga, ia akan dilaporkan ke Polisi, tersangka langsung kabur,” jelas AKP Tony Saputra.

Setelah tersangka kabur, kasus ini dilaporkan korban ke Polres Muratara. Dengan laporan Polisi Nomor : LP / B –  66 / V / 2022 / Sumsel / Res. Muratara / SPKT, tanggal 9 Mei 2022. Polisi lalu menangkap tersangka saat tidur di rumah orang tuanya.

“Tersangka sempat melarikan diri, namun berhasil ditangkap,” imbuh AKP Tony Saputra .

Dari interogasi, menurut korban ia sering dianiaya anak kandungnya, karena tersangka merupakan pecandu narkoba dan sering direhab. Selain itu untuk beli narkoba sering jual isi rumah, bahkan setiap minta uang korban, tersangka sering memaksa.

Karena tidak tahan, Yanto dengan terpaksa mempenjarakan anaknya sendiri agar korban insyap dalam penjara, dan saat bebas nanti jadi anak yang berguna.

Akibat perbuatannya, Tersangka Hawar Rizmi diancam hukuman maksimal dua tahun delapan bulan, karena diduga melanggar Pasal 351 dan atau 335 KUHPidana dengan kasus tindak pidana penganiayaan.(LIPOS)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *