Oknum Ustadz Segera Disidang

Tersangka Imam Masudi (48)

LIPOSSTREAMING.NEWS – Anggota Unit Pidana Umum (Pidum) Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Musi Rawas (Mura) sudah melimpahkan Tersangka Imam Masudi (48) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau.

Oknum ustadz yang merupakan warga Desa Banpres, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Mura ini diduga memperkosa beberapa santriwati.Salah satunya inisial HH (14). Akibat tindak asusila itu, korban yang masih SMP itu trauma berat.

Kapolres Mura AKBP Achmad Gusti Hartono melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmat Hidayat didampingi Kanit UPPA Polres Mura Aiptu Rohman mengungkapkan pelimpahan tersangka langsung diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lubuklinggau, Rodianah, SH.

Berdasarkan berita acara pengiriman tersangka dan barang bukti (BB) tentang penyidikan Tersangka Imam masudi sudah lengkap (P-21) oleh JPU Kejari Lubuklinggau.

“ Tersangka sudah dititipkan di Lapas Kelas II A Lubuklinggau dan akan menjalani persidangan,” jelas Aiptu Rohman

Sementara Kejari Lubuklinggau Ade Willy Chaidir melalui JPU Kejari Lubuklinggau Rodianah, SH Rabu (23/1/2022) membenarkan untuk sementara Tersangka Imam Masudi dikenakan pidana perkara persetubuhan anak dibawah umur (Pasal 81 UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Berkas tersangka masih kami pelajari, dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau untuk segera disidangkan,” jelasnya.

Sekedar mengingatkan, berdalih ingin mengobati, oknum ustadz Imam Masudi diduga memperkosa beberapa santriwati.

Akhirnya, Selasa (16/11/2021) sekira pukul 16.00 WIB sang ustadz diringkus Anggota Sat Reskrim Polres Mura di rumahnya Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Mura.

Selain HH ada dua lagi korban yang diduga juga disetubuhi tersangka. Mulanya, ada lima laporan korban ke Polres Mura. Korban didampingi masing-masing orang tua mengadukan hal yang menimpa mereka dengan LP/B – 115 /XI/2021/SPKT/Sumsel/Res Mura 16 November 2021.

Salah satunya yang sudah terungkap, dengan korban HH . Kejadiannya September 2021 sekira pukul 11.45 WIB.

Mulanya, tersangka minta dikerok dan dipijat ke dalam kamar. Kemudian tersangka mengatakan kepada korban ada makhluk halus yang mengganggu korban.

Setelah itu, tersangka mengolesi wajah korban dengan minyak kayu putih. Lalu leher korban ditempeli keris. Setelah itulah, korban diperkosa tersangka.

Korban benar-benar trauma. Hingga ia tak mau lagi sekolah di pesantren tersebut.

Sikap putrinya yang berubah drastis membuat orang tua HH curiga. Lalu korban cerita peristiwa menyakitkan yang menimpanya.

HH dan beberapa temannya, yang diduga juga jadi korban diajak masing-masing orang tuanya untuk visum di RSUD Muara Beliti. Setelah hasilnya benar menurut dokter, mereka lapor ke Polres Mura.

Setelah lakukan gelar perkara, tersangka diringkus tanpa perlawanan di rumahnya. Barang bukti yang diamankan selembar kain sarung, koin kerik, botol minyak kayu putih dan satu buah keris.

Korban HH saat dimintai keterangan oleh Polisi mengungkapkan, ia sudah dua kali diperkosa tersangka. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *