Maling di SDN Tanah Periuk Berakhir Dipenjara

FOTO : APRI YADI/LINGGAU POS SIDANG : Terdakwa Egi Saputra (27) menjalani sidang tuntutan secara virtual di Lapas Kelas IIA Lubuklinggau dalam perkara pidana pembobolan SDN Tanah Periuk, Rabu (25/5/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut 2,6 tahun penjara kepada Terdakwa Egi Saputra (27), Rabu (25/5/2022). Pedagang sayur yang tinggal di Dusun 3, Desa Tanah Periuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas (Mura) ini jalani tuntutan karena terbukti membobol kantor kepala SDN Tanah Periuk.
Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Verdian Martin dibantu Hakim Anggota Lina Safitri Tazili, Amir Rizki Apriadi serta Panitera Pengganti (PP) Sohaidi. Sementara terdakwa mengikuti sidang secara zoom meeting di Lapas Kelas IIA Lubuklinggau.

Dalam tntutannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rusydi Sastrawan bahwa terdakwa Egi Saputra dikenakan Pasal 363 Ayat (2) KUHPidana.

Menjatuhkan hukuman terhadap Terdakwa Egi dengan pidana penjara 2,6 tahun penjara dikurangi selama terdakwa dalam masa tahanan dengan perintah tetap ditahan.

Rusydi Sastrawan, menegaskan yang memberatkan, terdakwa meresahkan masyarakat. Sedangkan hal-hal yang meringankan terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya.

Ketua Majelis Hakim Verdian Martin lalu bertanya kepada terdakwa atas tuntutan tersebut.

Terdakwa melalui penasehat hukumnya memohon diputus seringan-ringannya. Sementara JPU saat ditanya hakim tetap pada tuntutan.

Maka Ketua Majelis Hakim menunda sidang dan akan dilanjutkannya dengan agenda vonis dari Majelis Hakim PN Lubuklinggau.

Kronologis terdakwa disidangkan menyatakan Terdakwa Egi Saputra saat beraksi Jumat 3 Desember 2021 sekira puku 01.00 WIB dibantu Arpan Sopian alias Yan Seraput (DPO) dan Aprizal alias Ijod (DPO).

Mulanya, Kamis 2 Desember 2021 Ijod, Yan Seraput dan terdakwa ngumpul di depan rumah Yan Seraput. Mereka bersama-sama niat maling di SDN Tanah Periuk yang lokasinya depan rumah Terdakwa Egi.

“aku nak ongkos tuk berangkat, payo kito maleng di SD tu,” ajak Ijod

Jumat 3 Desember 2021 sekira pukul 01.00 WIB, Terdakwa Egi Saputra Yan Seraput dan Ijod melancarkan aksinya.

Mereka masuk ke ruangan di SDN Desa Tanah Periuk. Dengan cara Yan Seraput dan Ijod merusak sebuah gembok di pagar depan ruang Kepala Sekolah pakai besi kecil berbentuk L / seperti kunci L.

Setelah terbuka mereka membuka dua gembok di terali pintu ruangan kepala sekolah dengan kunci L.

Setelah terbuka, Egi, Yan Seraput, dan Ijod langsung masuk ke ruangan Kepala sekolah mengambil tank semprot CBA Elektrik warna biru, dan salon hitam merk XPL beserta kotaknya.

Lalu Yan Seraput dan Ijod mengambil satu set komputer warna hitam, monitor merk BenQ dan sebuah teko teh/kopi. Mereka lalu mengangkut barang tersebut keluar dari SDN Desa Tanah Periuk menuju rumah Yan Seraput.

Akibat perbuatannya ini, Egi dan dua DPO tersebut dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.(lipos)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *