Kuli Bangunan Jual Ratusan Ekstasi

PENGEDAR INEKS- Empat tersangka yang merupakan pengedar inek di Kota Lubuklinggau dihadirkan dalam rilis di Mapolres Lubuklinggau, Jumat (11/3/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Anggota Sat Narkoba Polres Lubuklinggau meringkus empat tersangka pengedar narkoba di Kota Lubuklinggau.
Pertama, kuli bangunan bernama Juadi alias Dul (44) warga Jalan Gatot Kaca, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 1 . Kedua Abi Karsono ( 33) warga Niken, Kelurahan Nikan Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1. Mereka diringkus di rumah masing- masing Selasa (8/3) sekira pukul 12.30 WIB.

Dari mereka berdua, disita 50 butir pil warna kuning yang diduga ekstasi bruto 22,05 gram dan empat bungkus plastik klip berisi 380 butir pil warna kuning yang diduga narkotika ekstasi bruto 163,53 gram, Sepeda Motor Yamaha N-Max warna hitam B 3561 CKO , dan dua unit android Samsung.
Tersangka ketiga yang diamankan Matrisno alias Sutris (37) warga Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 dan Dedi Maryono (37) warga Kelurahan Tanjung Indah, Kecamatan Lubuklinggau Barat 1. Dari mereka diamankan 70 butir ekstasi 30,07 gram. Keduanya diamankan di rumah masing- masing Rabu (9/3/2022) sekira jam 09.00 WIB.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harrisandi didampingi Kasat Reskrim AKP M Romi dan Kapolsek dalam press rilis Jumat (11/2/2022) mengungkapkan penangkapan empat tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka sering mengedarkan narkotika jenis ekstasi dan sudah jadi target operasi petugas satnarkoba Polres Lubuklinggau.

Berdasarkan informasi tersebut Polisi melakukan under cover buy. Paling awal ditangkap Juadi dengan menyamar sebagai pembeli. Juadi mengatakan ia hanya sebagai kurir atau tukang antar narkoba. Sementara pemilik ekstasi adalah Abi Karsono. Sehingga Abi Karsono diamankan di rumahnya bersama 500 butir ekstasi. Ia mengatakan, juga menitipkan 380 ekstasi pada Juadi. Saat diinterogasi Abi dan Juadi mengatakan ratusan ekstasi itu akan diedarkan di Kota Lubuklinggau.

Mereka mengatakan, ekstasi juga sudah diberikan kepada Matrisno dan Dedi Maryono untuk diamankan.

Abi Karsono mengakui ia mengambil ekstasi dari Palembang seharga Rp 250 ribu/butir dan akan dijual seharga Rp 350 ribu /butir. Abi mengaku baru kali ini edarkan ekstasi.
Saat ini empat tersangka bersama dengan barang bukti diamankan ke Sat Res Narkoba Polres Lubuklinggau guna mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Masing-masing tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 tentang Narkotika dengan minimal hukuman 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Dalam kesempatan itu AKBP Harrisandi mengungkapkan kepada masyarakat Kota Lubuklinggau jangan terpengaruh dengan narkoba. Walaupun untungnya jual narkoba sangat menjanjikan namun tidak menjamin kekayaan, karena lawan dari narkoba ialah pihak kepolisian. Polres Lubuklinggau siap membasmi jaringan narkoba yang ada di Kota Lubuklinggau.

“Diharapkan peran kerjasama antar elemen masyarakat agar mempermudah kami dalam menangka para pelaku bandar dan pengedar narkoba” jelasnya.(adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *