Karyawan PT MJ Group Rugi Rp 5 Juta

Tersangka Risen (21)

Dua Ponsel Dicuri Oknum Warga Remayu

Anggota Unit Pidana Umum (Pidum) Polsek Muara Beliti melimpahkan Tersangka Risen (21) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Kamis (10/3/2022).

PETANI yang tinggal di Kampung II Desa Remayu, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Mura itu dilimpahkan karena diduga mencuri dua ponsel milik Firman Ferdianto (39) karyawan PT MJ Group di Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti. Ponsel yang dicuri tersangka yakni Oppo A74 dan Oppo F5 nilai keseluruhannya Rp 5 juta.

Kapolres Mura AKBP Achmad Gusti Hartono melalui Kapolsek Muara Beliti AKP Aprinaldi mengatakan pelimpahan tersangka langsung diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lubuklinggau, Yuniar SH.

Berdasarkan berita acara pengiriman tersangka dan barang bukti (BB) tentang penyidikan Tersangka Risen sudah lengkap (P-21) oleh JPU Kejari Lubuklinggau.

“ Tersangka sudah dititipkan di Lapas Kelas II A Lubuklinggau dan akan segera menjalani persidangan,” jelas AKP Aprinaldi yang pernah menjabat Kasi Humas Polres Lubuklinggau.

Sementara Kejari Lubuklinggau Ade Willy Chaidir melalui JPU Kejari Lubuklinggau YUniar mengatakan untuk sementara Tersangka Risen dijerat perkara tindak pidana Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan (curat).

“Berkas tersangka masih kami pelajari, dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau untuk segera disidangkan,” jelasnya.

Sekedar mengingatkan bahwa Pencurian ponsel diduga dilakukan tersangka Jumat 31 Desember 2021 sekira pukul 04.00 WIB di PT MJ Group. Korban baru sadar ponselnya dicuri saat bangun karena hari sudah siang hendak melihat jam di ponsel. Ketika dicari dua ponselnya sudah tidak ada.

Korban melapor ke Polsek Muara Beliti untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Dengan laporan tersebut, Polisi melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil penyelidikan dan dapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan tersangka.

Anggota Polsek Muara Beliti diback up Tim Landak Polres Mura menangkap tersangka tanpa perlawanan. Polisi juga menyita Barang Bukti (BB) ponsel Oppo A 74 warna hitam yang belum sempat dijual tersangka.

Dari interogasi, tersangka mengakui perbuatannya hanya mencuri ponsel dan tidak ikut mencuri kabel, Terdakwa masuk ke perusahaan dengan cara menyelinap. Untuk Oppo F5 yang dicurinya sudah dijual pada seseorang seharga Rp 1,5 juta. Hasil jual HP curian, digunakan tersangka foya-foya dan beli narkoba. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *