Dua Paman di Lubuklinggau Setubuhi Keponakan

Tersangka Suhardi Yanto (46) dan M Hasan Basri (33)

LIPOSSTREAMING.NEWS –Petugas Unit Pidana Umum (Pidum) Polsek Lubuklinggau Barat melimpahkan dua tersangka kasus tindak asusila ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Rabu (2/3/2022).

Warga Kecamatan Lubuklinggau Barat 2 itu yakni Suhardi Yanto (46) dan M Hasan Basri (33) yang dilimpahkan karena diduga setubuhi keponakan inisial DL (16).

Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Fahrizal Alamsyah didampingi Kanit Reskrim Aiptu Paisal menjelaskan pelimpahan tersangka langsung diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lubuklinggau, Vina SH.

Berdasarkan berita acara pengiriman tersangka dan barang bukti (BB) tentang penyidikan tersangka Suhardi Yanto dan M Hasan Basri sudah lengkap (P-21) oleh JPU Kejari Lubuklinggau.

“ Tersangka sudah dititipkan di Lapas Kelas II A Lubuklinggau dan akan segera disidang,” jelas Iptu Fahrizal Alamsyah.

Sementara Kejari Lubuklinggau Ade Willy Chaidir melalui JPU Kejari Lubuklinggau Vina mengatakan untuk sementara Tersangka Suhardi Yanto dan M Hasan Basri dijerat perkara pidana Pasal 81 dan Pasal 82 UURI Nomor 35 Tahun 2014 Undang Undang Perlindungan Anak.

“Berkas tersangka masih kami pelajari, dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau untuk segera disidangkan,” jelasnya.

Sekedar mengingatkan kronologi kejadiannya, Minggu (5 /12/2021) sekira pukul 20.00 WIB Tersangka M Hasan datang ke rumah korban.

Lalu korban dan tersangka ngobrol di ruang tamu.

Tersangka mengatakan “Ajari mamang main (bersetubuh).” Dijawab korban ” Kalau mamang pengen, mamang nikah bae.” Bermula dari situ, tersangka berani mencabuli dan mensetubuhi korban.

Setelah selesai melakukan aksinya tersangka mengatakan “ Jangan cerita samo Mamak. Kalau kamu cerita, nanti aku perkosa terus.”
Tersangka tersebut pamit untuk pulang ke rumah .

Dari introgasi tersangka M Hasan sengaja datang ke rumah korban untuk merayu korban melakukan persetubuhan dengan korban. Tersangka berhasil menyetubuhi korban sekali di rumah korban.

Senin malam (6/12/2021) sekira pukul 19.30 WIB, korban mengirim WA pada Suhardiyanto untuk minta tolong atau mengadu bahwa dia diperkosa Asan (Hasan Basri,red).

Lalu Suhardiyanto datang ke rumah korban. Suhardiyanto memberikan uang Rp 20 ribu. Tersangka tanya pada korban, bagaimana Hasan melakukan persetubuhan itu terhadap DL dan korban jawab sejujurnya.

Dengan ragam alasan mengingatkan pesan orang tua DL yang sudah meninggal, hingga Suhardiyanto malah ikut mensetubuhi korban di lantai 2 rumahnya. Bahkan Suhardiyanto mengajak DL menikah. DL diam saja.

Tersangka Suhardiyanto saat diinterogasi mengaku sudah delapan kali mensetubuhi korban sejak tahun 2019 hingga sekarang. Di Lapak Burung Kelurahan Sukajadi 3 kali di kebun dekat rumah korban sekali dan empat kali di kamar korban. (adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *