Ditinggal Pacar, Mahasiswi Bunuh Diri

KONTRAKAN : lham (56) menunjukkan rumah kontrakan korban yang jadi lokasi NS Mahasiswi STIK Siti Khodijah Palembang meninggal tewas tak wajar, Minggu (20/3/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Entah apa yang merasuki jiwa NS, seorang mahasiswi Jurusan Farmasi STIK Siti Khodijah Palembang, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. NS yang merupakan mahasiswi semester enam ditemukan tergantung, Minggu (20/3/2022) di kamar kosnya, Jl Demang IV, RT 45/13, Kelurahan Lorok Pakjo, Kecamatan IB I, Palembang.

Informasi dihimpun, korban memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri diduga lantaran patah hati setelah ditinggalkan sang kekasih yang bertugas di Kota Lubuklinggau.
Korban sendiri merupakan warga Karang Agung, Desa Jaya Agung, Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin (Muba) ini pertama kali ditemukan oleh rekannya sesama mahasiswi STIKES Siti Khodijah yang juga tinggal di indekos sama dengan korban.

Diterangkan Ketua RT 45 Aspandi bahwa ia mendapatkan laporan ada warganya dalam kondisi gantung diri sekitar pukul 10.30 WIB Minggu (20/3/2022).

“Saya diberitahu warga dan salah seorang anggota polisi yang kebetulan berdomisili di sini. Atas informasi itu, pintu langsung kita dobrak dan didapati posisi korban tergantung dengan kain,” ungkapnya, kemarin.

Lanjutnya, korban sudah sekitar tiga tahun indekos di tempat tersebut dan orangnya dikenal pendiam. Dan diduga gantung diri yang dilakukan korban diperkirakan sudah 1 hingga 2 hari.
“Kita buka handphone-nya dan kita lihat isi chat WhatsApp-nya, ternyata korban ini baru saja diputuskan oleh pacarnya yang merupakan seorang Anggota TNI bertugas di Kota Lubuklinggau Sabtu malam,” terang Kapolsek IB I, Kompol Roy Tambunan, Minggu (20/3).
Masih kata, Roy bahwa sebenarnya korban masih berharap hubungan mereka tetap langgeng. Tetapi sang pacar tidak ingin melanjutkan hubungan yang sudah terjalin selama setahun.

“Saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tergantung di terali jendela dan tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan fisik,” bebernya.
Namun, lanjut Roy untuk lebih memastikannya lagi, jasad korban dibawa tim INAFIS Polrestabes Palembang ke RS Bhayangkara M Hasan Palembang untuk dilakukan visum.

Sementara, salah seorang teman korban, Siti Jumirah (20), mengungkapkan terakhir ia bertemu dengan korban pada hari Jumat (18/3) malam sekitar 19.00 WIB.

Akan tetapi, pada Minggu (20/3) pagi sekitar puk 10.00 WIB, saat dirinya memanggil korban dan terus menggedor pintu tapi tidak ada jawaban hingga dia mencoba mengintai lewat ventilasi jendela dan didapati korban dalam kondisi gantung diri.
“Saya gedor pintunya tidak ada jawaban. Hingga saya lihat dari celah ventilasi jendela, tampak posisi korban sudah dalam keadaan tergantung di terali jendela kamar korban,”jelasnya. (smartizen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *