Dipenjara Gara-gara Buka Lapak dan Ajak Masyarakat

SIDANG - Ruslan (50) dan Didin alias Radit (37) menjalani sidang virtual zoom di Lapas Kelas IIA Lubuklinggau karena diduga membuka lapak judi dadu guncang, Kamis (16/11/2022).
SIDANG - Ruslan (50) dan Didin alias Radit (37) menjalani sidang virtual zoom di Lapas Kelas IIA Lubuklinggau karena diduga membuka lapak judi dadu guncang, Kamis (16/11/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Gara-gara bisnis haram buka lapak dadu kucang, Ruslan (50) dan Didin alias Radit (37) Desa Suka Makmur, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas jalani sidang, Kamis (16/11/2022).

RUSLAN dan Didin diamankan saat membuka lapak judi dadu guncang di SP 5, Desa Suka Makmur, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas (Mura). Sidang diketuai Hakim Marselinus Ambarita, dibantu anggota Tri Lestari dan Ferri Irawan dengan Panitera Pengganti (PP) Marlinawati sedangkan terdakwa mengikuti sidang di Lapas Kelas IIA Lubuklinggau.

BACA JUGA : Jalan Lintas Sukarno Hatta Macet Total

JPU Akbari Darnawinsyah, SH dalam dakwaannya menyatakan Ruslan dan Didin (dilakukan penuntutan secara terpisah) Sabtu 20 Agustus 2022 sekira pukul 22.00 WIB membuka lapak judi dadu guncang SP 5, Desa Suka Makmur.

Mulanya, Ruslan bertemu Didin di SP 5, Desa Suka Makmur. Lalu Didin mengajak Ruslan membuka lapak judi dadu guncang dengan perjanjian keuntungan akan dibagi dua sama rata. mendengar ajakan Didin tersebut, Ruslan setuju.
Mereka lalu menyiapkan alat-alat untuk main judi dadu guncang. Lalu mereka mengajak masyarakat sekitar untuk bermain judi dadu guncang dengan memasang taruhan judi Rp 1.000 -Rp 20 ribu di atas gambar atau angka yang dipilih yang berada di atas lapak/karpet. Setelah semua uang taruhan diletakkan di atas lapak, Didin menguncang dadu pakai piring dan tutup dadu yang di dalamnya berisi empat buah mata dadu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *