Cari Teman Bisnis Sabu dan Ekstasi di Lapas Narkotika

LIPOSSTREAMING.NEWS –  Kronologis dakwaannya sendiri, Terdakwa Niko bersama Helmi alias Bos (DPO) dan Ijal (DPO) pada Selasa 9 November 2021 sekira pukul 18.30 WIB menyimpan sabu di tempat tinggal terdakwa di Jalan Depati Said, Nomor 02, RT 04, Kelurahan Lubuklinggau Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Pertemuan mereka berawal ketika terdakwa sedang menjalani masa tahanan di Lapas Muara Beliti dan disana berkenalan dengan Ijal (DPO) warga Kota Medan, Sumatera Utara yang juga sedang menjalani hukuman penjara di Lapas Muara Beliti atas tindak pidana Narkotika.
Saat terdakwa selesai menjalani hukuman (bebas,red) terdakwa bertemu kembali dengan Ijal yang kebetulan sedang berada di Kota Lubuklinggau.

Lalu Ijal menawari  terdakwa kerja sama dengan  Helmi alias Bos untuk mengedarkan sabu dan ekstasi. Niko sepakat dengan ajakan Ijal itu.

Beberapa saat kemudian Helmi menelepon Niko dan berkata hendak menitipkan sabu dan ekstasi kepada Niko. Keesokan harinya, Niko ditelepon  seseorang yang mengaku merupakan utusan Helmi untuk mengantarkan sabu dan ekstasi kepada Niko.
Seseorang ini mengatakan ia telah menunggu terdakwa di Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II  menggunakan Mobil  Toyota rush warna silver.

Niko lalu menuju Simpang Periuk  mengendarai Mobil Suzuki Carry Pick Up warna hitam untuk mengambil sabu dan ekstasi yang dikirimkan Helmi melalui orang suruhan yang tidak terdakwa kenal.
Sesampai di Simpang Periuk, terdakwa bertemu orang suruhan Helmi dan mengambil box (kotak)  berisi  sabu dan ekstasi.
Lalu Niko pulang ke rumah dan menyimpan sabu dan ekstasi itu di gudang belakang rumahnya sembari menunggu orang yang akan mengambil sabu dan ekstasi tersebut.(lipos)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *