Buron Kasus Penganiayaan Simpan Senpira

Diduga memiliki senjata api rakitan ilegal, Tersangka Sukardi alias Sukar (dua dari kiri) ketika diamankan Anggota Polsek Muara Kelingi. Foto diabadikan Sabtu (9/4/2022).

LIPOSTREAMING – Hari kedelapan Ramadhan 1443 H, buron kasus penganiayaan Sukardi alias Sukar (32) akhirnya mendekam di sel tahanan Mapolsek Muara Kelingi. Warga Desa Temuan Jaya, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas (Mura) itu ditangkap Sabtu (9/4/2022) sekira pukul 05.00 WIB tanpa perlawanan.

Ketika digeledah, Polisi menemukan barang bukti (BB) senjata api rakitan (senpira) tanpa hak dan tanpa izin (illegal) beserta sebutir amunisi.

Kapolres Mura AKBP Achmad Gusti Hartono melalui Kapolsek Muara Kelingi AKP Hendrawan mengatakan penangkapan tersangka berdasarkan Laporan Polisi Lp / A- 01 / IV / 2022 / Sumsel / Mura / Sek Muara Kelingi, 9 April 2022.

Mulanya, Polisi dapat informasi tentang keberadaan tersangka yang terlibat kasus pidana pengancaman berdasarkan LP/B-05/II/2022/Sumsel/Mura/SEK MA Kelingi 23 Februari 2022 dan kasus dugaan penganiayaan sesuai LP/B-15/IV/2022/Sumsel/Mura/SEK MA Kelingi 3 April 2022.

Informasi yang didapat Polisi, tersangka juga memiliki senpi illegal. Lalu Kapolsek Muara Kelingi memerintahkan Wakapolsek Ipda Doris Pidriadi dan Kanit Reskrim Aiptu Amin Zulla serta Team Unit Reskrim untuk menangkap Tersangka Sukardi di rumahnya, Desa Temuan Jaya.
Dan benar, ketika ditangkap dan digeledah, dalam tas yang dibawa tersangka terdapat senpira berisi sebutir amunisi.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, Tersangka Sukardi dan barang bukti senpira dibawa ke Polsek Muara Kelingi untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya Tersangka Sukardi dikenakan pidana Kepemilikan Senjata Api Tanpa Ijin, sebagaimana Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.(adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *