Begini Nasib Jambret Jatuh dari Motor Usai Beraksi

TERSANGKA-DA (baju putih) saat diamankan Tim Gaspol Polsek Lubuklinggau Barat karena diduga melakukan aksi jambret, Jumat (18/2/2022).

LIPOSSTREAMIG, LUBUKLINGGAU – Baru 10 menit melancarkan aksi jambret, seorang oknum pelajar berhasil diamankan Tim Gaspol Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat. Tersangka inisial DA ( 17) diringkus tanpa perlawanan pada Jum’at (18/2/2022) sekira pukul 11.40 WIB saat terjatuh dari motor yang ditumpanginya. Warga Kecamatan PUT, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu itu akan menjambret satu unit HP Oppo A12 milik ibu rumah tangga (IRT) Asma ( 34) RT 03 Kelurahan Mesat Seni Kecamatan Lubuklinggau Timur.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harrisandi melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Fahrizal Alamsyah didampingi Kanit Reskrim Aiptu Paisal mengatakan aksi penjambretan terhadap korban terjadi Jum’at (18/2/2022) sekira pukul 11.30 WIB . Dalam melakukan aksi jambret tersangka dibantu temannya Jr (DPO) yang berhasil melarikan diri.

Saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor di jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Tiba-tiba datang dua orang termasuk tersangka menggunakan sepeda motor Honda Revo langsung mendekat dan mengambil HP milik korban yang diletakkan di Dasbord bagian depan sepeda motor. Korban berteriak Jambret, dan tersangka langsung melarikan diri.

Pada saat bersamaan Anggota Polsek Linggau Barat dipimpin Kanit Reskrim Aiptu Paisal sedang melakukan Patroli melihat korban sedang mengejar tersangka sambil berteriak Jambret. Terduga pelaku dua orang berlari ke arah Perumahan Grend Garden Kayu Ara dan tersangka DA terjatuh dari sepeda motor. Tersangka DA yang melarikan diri lari ke perumahan Grend Garden Kayu Ara berhasil diamankan beserta HP korban Jenis OPPO A12. Sedangkan teman tersangka Jr (DPO) melarikan diri.

Dari hasil Interogasi tersangka mengakui perbuatannya. Tersangka juga pernah melakukan jambret di depan Kompi Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 lebih kurang satu bulan yang lalu bersama temanya Jr (DPO). Pada saat itu mendapat satu unit HP.VIVO Y12 berhasil dijualnya dan digunakan untuk poya-poya.

“Atas perbuatan tersangka terancam Pencurian dengan kekerasan sebagai mana pasal 365 KUHPidana dan peradilan anak dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara,” tegas Iptu Fahrizal Alamsyah. (lipos/adi)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *