Meninggal di Depan SMK Yadika

KORBAN- Mayat Sailan (54) warga Desa Mandi Aur, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas ditemukan warga di torotoar Jalan HM suharto, Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I dekat SMK Yadika, Kamis (12/5/2022).

LIPOSSTREAMING.NEWS – Warga sekitar Jalan HM Soeharto, Kelurahan Lubuk Kupang, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I Kamis (12/5/2022) sekira pukul 05.30 WIB gempar. Pasalnya
ditemukan pria yang sudah jadi mayat di trotoar depan SMK Yadika Lubuklinggau.

Korban yakni Sailan (54) warga Desa Mandi Aur, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas (Mura). Korban diketahui meninggal akibat kena angin duduk atau serangan jantung. Dari informasi yang dihimpun, memang korban ada riwayat penyakit jantung dan saat dicek pada kantong baju korban ada obat-obatan.

Menurut penjaga warung yang tak jauh dari TKP Marsih (34), pagi itu Kamis (12/5/2022) sekira pukul 05.30 WIB sang suami yakni Hendri membuka warung seperti biasa.

Tiba-tiba digedor oleh kawan korban yang pertama melihat korban meninggal di torotoar. Teman korban minta tolong dengan mengatakan” Kawan aku nih dibanguni dari tadi tidak bangun.”

Sehingga Hendri lalu ke TKP, ternyata saat sampai dan dicek korban sudah meninggal. Lalu Hendri memberinya kain dan datanglah ambulance jenazah untuk dibawa ke Desa Remayu, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Saat itu korban membawa mobil colt diesel warna kuning BD 8195 Y berisi batu. Sementara korban ditemukan tepat di samping mobil colt diesel tersebut.

Sementara Kades Remayu Rahman Jalili (50) membenarkan jasad korban yang ditemukan depan SMK Yadika Lubuklinggau memang asli warga Desa Remayu.

Namun sekarang tempat tinggal di Desa Mandi Aur, Kecamatan Muara Kelinggi, Kabupaten Musi Rawas tempat istrinya.

“Korban sudah dikebumikan di TPU Desa Mandi Aur hari ini (kemarin,red) sekira pukul 12.00 WIB,” ungkap kades yang sebelumnya baru pulang takziah ke rumah korban.

Kata Jazili, dari informasi yang disampaikan keluarga korban, pada Rabu (11/5/2022) sekira pukul 15.00 WIB korban mengemudikan colt diesel ke Curup untuk memuat batu dari Curup akan dibawa ke Cecar, BTs Ulu.

Sesampai di depan SMK Yadika karena sakit, mendadak korban istirahat, saat istirahat itulah diduga korban meninggal di tempat.

Korban langsung dibawadengan mobil ambulance jenazah ke Mandi Aur sekira pukul 09.00 WIB.

Untuk diketahui korban meninggalkan istri, empat anak dan satu cucu. Mobil yang dibawa korban milik orang lain dan korban dapat upahan dari jasa tersebut.

Sementara Kapolres Lubuklinggau AKBP Harrisandi melalui Kapolsek Lubuklinggau Selatan AKP Hilal Subhi membenarkan adanya penemuan mayat di trotoar Jalan HM Soeharto.

Menurut AKP Hilal Subhi, atas kejadian tersebut keluarga korban sudah terima dan menolak melakukan visum. Keluarga mengikhlaskan korban meninggal karena sakit jantung yang sudah sejak lama diidapnya.(adi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *