Atasi Batuk dan Flu dengan Jambu Kristal

Jambu kristal mengandung vitamin dan mineral yang juga bagus untuk menjaga kelembaban kulit dan terhindar dari penuaan dini. Foto : Istimewa

JAMBU kristal (Psidium guajava) adalah varietas atau jenis lain dari buah jambu biji yang sudah lama ada di Indonesia. Buah ini merupakan mutasi dari jambu Muangthai Pak yang ditemukan pada 1991 di District Kao Shiung, Taiwan, dan diperkenalkan di Indonesia oleh Misi Teknik Taiwan.

Meski masih bagian dari jambu biji, jambu kristal memiliki sejumlah keistimewaan. Selain lebih manis dari jambu biji biasa, jambu kristal juga memiliki jumlah biji yang lebih sedikit, yaitu kurang dari tiga persen, sehingga sering disebut dengan jambu biji putih tidak berbiji. Buah ini pun dapat tumbuh sepanjang tahun sehingga Anda bisa mengonsumsinya setiap saat.

Tidak hanya itu, jambu kristal juga memiliki kandungan gizi atau nutrisi yang berlimpah. Oleh karena itu, mengonsumsi buah ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan tubuh Anda setiap harinya.

Selain itu, buah jambu biji kristal juga disebut mengandung vitamin A dari beta karoten serta senyawa polifenol, termasuk flavonoid. Namun, berbeda dengan jambu biji merah, jambu kristal tidak mengandung likopen, yang merupakan jenis karoten pemberi warna merah alami pada buah-buahan dan sayuran.

Dari sekian banyak manfaat jambu kristal salah satunya, meredakan batuk dan flu .

Pasalnya, jambu biji kristal, baik dari daun, kulit, maupun daging buahnya, mengandung flavonoid yang bersifat antibakteri. Adapun kandungan ini diyakini bisa mengurangi peradangan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, termasuk pada penderita batuk dan flu. Selain itu, vitamin C di dalamnya pun diyakini dapat mempercepat penyembuhan gejala batuk dan flu yang Anda alami.

Jambu kristal juga membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, buah ini memiliki kandungan kalori yang rendah, tetapi tinggi serat. Adapun makanan berserat tinggi cenderung lebih mengenyangkan daripada makanan rendah serat, sehingga Anda cenderung makan lebih sedikit dan tetap kenyang.(hellosehat)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *