Harga Cabai Merah Mencapai Rp54.000 per Kg, Warga Diminta Pandai-pandai Berbelanja

PEMBELI - Aktivitas jual beli pedagang di Pasar Inpres Lubuklinggau. Beberapa lapak tampak belum buka usai hari Raya Idul Fitri 443 H. Foto diabadikan Sabtu (7/5/2022).

#Pangan Belum Stabil
Harga Bawang dan Cabai Merah Naik Signifikan

Setelah Hari Raya Idul Fitri 1443 H, harga pangan di pasar tradisional masih tinggi. Warga diminta pandai-pandai berbelanja.

SALAH satunya harga cabai merah. Di Pasar Intruksi Presiden (Inpres) Kota Lubuklinggau, rata-rata pedagang membenderol harga cabai merah Rp 50.000 per kg. Ida (40) pedagang cabai merah mengungkapkan harga cabai naik sejak tiga hari lalu. Kenaikan harga sudah dari pengepul di Kabupaten Rejang Lebong yang menjual cabai merah dengan harga Rp45.000 – Rp 48.000 per kg.

Menurutnya, bahkan ada pedagang yang jual Rp52.000 hingga Rp54.000 per kg. Karena modal dari pengepul sudah mahal.

Selain itu Ida juga mengungkapkan, harga cabai rawit juga naik.

“Cabe rawit naik jadi Rp 40.000 per Kg. Padahal sebelum lebaran kemarin Cuma Rp35.000 hingga Rp38.000 per Kg. Kami ini jualan tangan ke tigo jadi pasti naik la hargo di tempat kami,” jelasnya.

Komoditi lain yang harganya masih stabil tinggi yakni bawang merah, bawang putih, dan daging ayam.

“Ayam ni samo bae, yang sudah dibersihkan samo yang belum paling selisih Rp1.000-Rp2.000 jadi yang banyak yang sudah dibersihkan nilah peminatnya. Kalo naik la naik galo dari ayam nih, sekilo la Rp 42.000 hingga Rp 45.000 per kg tergantung wong jualnyo be, dem tu tergantung yang beli. Rp41.000 hingga Rp42.000 masih biso la dikasih kalo sekiloan, apo lagi beli 2 kg laju kela,” jelas Jalil, pedagang ayam broiler.

Sedangkam untuk bawang merah harganya telah mencapai Rp 40.000 per Kg sedangkan bawang putih Rp 30.000 per Kg.

Kenaikan harga bawang merah dan bawang putih dikeluhkan Rohma, pedagang model dan bakso.

“Biasonyo beli 2 Kg bawang putih dan 2 Kg bawang merah, ini beli 1 Kg dulu be dulu cukup-cukup be dulu untuk jualan. Hargo la Rp 40.000 per Kg bawang merah nih bawang putih masih cak lamo tula Rp 30.000. Entah ngapo naik nih dak tahu jugo aku. Samo bae pulo nak pasar pagi dan yang pasar di dalam masih samo jugo hargonyo untuk bawang merah nih,” keluh Rohma.

Bahkan harga telur ayam pun mencapai Rp 47.000 per karpet.

Tidak hanya di Pasar Inpres, di Pasar Bukit Sulap (PBS) pun harga pangan masih tinggi. Seperti harga Ikan Nila yang sebelumnya hanya Rp 32 ribu per Kg, kini Rp 38 ribu per Kg.

“Barangnya sedikit dek, belum banyak yang jual. Jadi kami beli ke petani kolamnya juga tinggi. Makanya harganya tinggi. Kagek kalu barang la banyak, hargonyo normal lagi,” ungkap Ani, pedagang Ikan Nila di PBS, Minggu (8/4).

Sementara untuk harga daging ayam, di PBS justru tetap stabil, yakni Rp 38 ribu – Rp 40 ribu per kg.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *