Aneka Cuanki Mulai Rp10 Ribu, Bisa Atur Pedasnya

CUANKI - Tampilan cuanki yang mengugah selera, yang dijual di Kedai Cuanki Aak Eshal di Jalan Puyuh (Belakang Masjid Agung As Salam). Dikedai ini, kalian bias atur sendiri level pedasnya sesuai selera.

LIPOSSTREAMING.NEWS – Bandung menjadi salah satu kota yang terkenal akan keragaman kuliner khasnya, terutama makanan pedas. Salah satu diantaranya yang cukup terkenal adalah cuanki.

Cuanki sebetulnya berasal dari ‘Cari Uang Jalan Kaki’. Cuanki sendiri makanan yang terdiri dari tahu putih isi aci, siomay, pangsit rebus, pangsit goreng, bakso dan bakso goreng.

Di Kota Lubuklinggau pun saat ini banyak kedai-kedai yang juga menjual makanan yang berbahan dasar aci tersebut. Salah satunya di Kedai Cuanki Aak Eshal yang baru saja buka selama 3 pekan, namun sudah banyak pelanggannya.

Tina, Adik dari Owner Cuanki Aak Eshal yang terletak di Jalan Puyuh (Belakang Masjid Agung As Salam) ini mengaku, sejak buka sudah ramai pembeli, karena sebelum buka mereka sudah jual cuanki secara online .

Dijelaskan Tina, jika ide usaha ini merupakan ide adik iparnya yang merupakan asli orang Bandung, Jawa Barat.

“Kalau cuankinya itu kita ambil dari garut langsung, kalau kuah dan lainnya buatan kita dengan resep keluarga,”ungkapnya.

Aneka cuanki yang dijual di Kedai Cuanki Aak Eshal meliputi, Cuanki Hungkul (biasa), Cuanki Endog (telur), Cuanki Lumpat (ceker), cuanki iga (tulang rusuk) dan cuanki sagala aya (komplit). Dengan harga mulai Rp10 ribu – Rp25 ribu.

“Kalau ukuran pedasnya, bisa diatur pelanggan, karena kami menyediakan cabai kering. Jadi pelanggan bisa atur pedasnya sesuai selera,”ungkapnya. (dkz)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *